Berita Manggarai Barat
Pasien JKN-KIS Puas dengan Layanan Cuci Darah di RS Siloam Labuan Bajo
BPJS Kesehatan mengadakan survei kepuasan kepada pasien hemodialisis untuk mengetahui kualitas pelayanan yang diberikam fasilitas kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/PELAYANAN-PASIEN.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO- Dalam rangka mengevaluasi pelayanan fasilitas kesehatan dan menyederhanakan sistem rujukan pada pelayanan hemodialisis atau cuci darah, BPJS Kesehatan mengadakan survei kepuasan pada pasien hemodialisis. Survei ini tak lain digelar demi menjaga kualitas dan mutu layanan yang diberikan fasilitas kesehatan bagi pasien hemodialisis.
Sebastianus Lahu, salah satu pasien JKN-KIS yang tengah menjalani proses hemodialisis di RS Siloam Labuan Bajo, mengaku sangat terbantu dengan adanya Program JKN-KIS.
“Saya mendapat KIS dari pemerintah, ini sangat membantu saya. Saya mungkin tidak mampu untuk membayar sendiri pelayanan cuci darah yang saya jalani. Pelayanan rumah sakit juga sangat baik. Saya mungkin tidak tertolong jika tidak ada Program JKN-KIS ini,” ujarnya kepada tim Jamkesnews, Rabu 6 April 2022.
Di tempat yang sama, Emanuel Soko, warga Kabupaten Ngada yang juga merupakan pasien hemodialisis mengatakan bahwa dirinya harus menetap di Labuan Bajo karena di daerahnya belum ada pelayanan hemodialisis.
Baca juga: Kemenparekraf Luncurkan Baparekraf Digital Innovation Lab di Labuan Bajo
“Tentu saya sangat terbantu Program JKN-KIS. Saya juga sudah pindah lokasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), jadi kalau mau mengurus rujukan bisa lebih mudah, tidak perlu pulang ke Bajawa lagi,” ujar Emanuel.
Kedua pasien hemodialisis yang ditemui tim Jamkesnews tersebut mengatakan puas dengan pelayanan yang mereka peroleh di RS Siloam Labuan Bajo, terlebih sekarang mereka akui pelayanannya lebih mudah dan cepat dibanding sebelum ada simplifikasi pelayanan hemodialisis.
“Pelayanannya sudah sangat baik, sistemnya juga sudah lebih mudah. Kalau dulu kami bisa bolak balik untuk mengurus administrasi, sekarang prosesnya lebih cepat karena bisa diurus di rumah sakit langsung. Harapan saya ke depannya Program JKN-KIS bisa semakin baik dan terus berjalan membantu masyarakat,” ucap Emanuel.