Berita Ngada
Bupati Ngada Andreas Paru Dukung Rencana Pembangunan Ikon Wisata Wolosasa
Merupakan kazanah budaya masyarakat Ngada yang ada di perkampungan Dolupore, juga kampung adat lama Gili Wali, yang bisa di kreasi menjadi objek.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Bupati-Ngada-diskusi-bersama-penggagas-pembangunan-icon-wisata-religi-Wolosasa.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA - Dalam mewujudkan Program TANTE NELA PARIS khususnya pembangunan pariwisata, Bupati Ngada Paru Andreas, SH,, MH memberikan apresiasi akan rencana pembangunan Ikon Pariwisata Religi Wolosasa Kelurahan Mataloko Golewa Ngada.
Bupati Ngada menegaskan dukungan ini, saat menerima DR. Aloysius Lele Madja, MSc, penggagas dan penginisiatif bersama Tim Diaspora Ngada Jakarta Joseph Leo dan Kupang bertempat di Rumah Jabatan Bupati Ngada Senin, 30 Mei 2022 di dampingi Sekda Ngada dan Kabag Humas Drs. Joseph Kello.
Lebih lanjut dikatakan Bupati Ngada, bahwa Ikon Pariwisata Religi Wolosasa pada dasarnya searah dengan Program Tante Nela Paris khususnya pembangunan pariwisata, sehingga Pemda Ngada mendukung sepenuhnya pelaksanaan kegiatan ini, karena dalam membangun pariwisata Ngada diperlukan partisipasi pikiran dan kerja nyata dari berbagai pihak termasuk Diaspora Ngada Jakarta yang dipimpin langsung Bpk. Aloysius Lele Madja, mantan Duta Besar LB dan BP RI untuk Republik Chile di Santiago.
Baca juga: Mobil Sedan Presiden Jokowi Tiba di Bajawa
Pemda tidak bisa berjalan sendiri dalam mewujudkan Ngada maju, untuk itu segala uluran pikiran baik masyarakat dan para pelaku usaha sangatlah menentukan dan membantu.
Menurut Bupati Ngada, potensi pariwisata Ngada akan menjadi lebih beragam, bervariasi dan bisa membuka ruang keoada wisatawan domestik dan manca negara untuk tinggal lebih lama di Ngada. Terkait Ikon Pariwisata Religi Wolo Sasa Bupati Paru Andreas, juga telah mengikuti dan memahami secara dekat, karena telah dipresentasi perencanaannya di hadapan Bupati, Wakil Bupati, Sekda Ngada dan Perangkat Daerah terkait pada 27 April 2022 di Kantor Bupati Ngada.
Pada Jumad, 27 Mei 2022 bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Ngada, juga dipaparkan rencana pembangunan Ikon Pariwisata Religi Wolo Sasa oleh Sekertaris Tim Joseph Leo, yang dipimpin Ketua DPRD Ngada Berny Dhey, dihadiri Wakil Ketua Alo Soa, Ketua Fraksi, Ketua Komisi dan Anggota DPRD Ngada, antara lan; Bpk Marsel D. Nau, Moses Jala Watu, Richardus Bhara, Sirilus Patiwully, Cirilus Killa Moi, Mathias Rema Esy, Joseph Bei, Marianus Killa, dan Sekwan Ari Rea.
Baca juga: Kronologi Anggota KKB Papua Tewas, Jenazah Dibakar Oleh Kelompoknya Sendiri
Prinsipnya DPRD Ngada menyambut baik dan mendukung rencana pembangunan Ikon Pariwisata Religi Wolo Sasa, yang dapat mendongkrak PAD dan pendapatan masyarakat Ngada.
Ketua Tim Pembangunan Ikon Pariwisata Religi Wolo Sasa Aloysius Lele Madja, saat beraudiensi dengan Bupati Ngada Paru Andreas, menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan DPRD Ngada atas apresiasi yang luar biasa terhadap rencana pembangunan ini.
Diaspora Ngada memounyai niat yang sungguh ambil bagian membangun Ngada melalui pariwisata yang unik dan mempesona ini.
Diuraikan Aloysius, mantan Konjen Kedubes RI di Perth Australia, bahwa Ikon Pariwisata Religi ini berbentuk Bangunan Salib dengan tinggi 30 meter dan lebar 5 meter, dilengkapi dengan Kapel, ruang doa, pertemuan, pelataran dan pengunjung/peziarah bisa naik sampai ke-puncak bangunan.
Di puncak Wolo Sasa ada situs batu megalit yang merupakan kazanah budaya masyarakat Ngada yang ada di perkampungan Dolupore, juga kampung adat lama Gili Wali, yang bisa di kreasi menjadi objek wisata budaya.
Pola pemberdayaan dan kemitraan rencananya akan diterapkan, sehingga smua Stakeholder yang terlibat baik Pemda, Paroki, Umat dan masyarakat, terutama masyarakat Dolupore Mataloko mendapatkan manfaat rohani jasmani, ada penguatan keimanan dan ekonomi.
Diakhir pertemuan tersebut Bupati Ngada Paru Andreas, mengharapkan rencana ini agar segera di tindak lanjuti dengan mulai mempersiapkan pembangunan infrastruktur terutama jalan menuju puncak Wolosasa.
Baca juga: Perempuan Berusia 80 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar, Keluarga Tidak Mengetahui
Swadaya masyarakat perlu dilibatkan dan berterima kasih kepada Ketua-ketua Suku di Kampung Dolupore yang dengan iklas mendukung rencana kegiatan ini, memberikan tanah untuk kesuksesan pembangunan pariwisata Ngada.