Rabu, 15 April 2026

Stiper Flores Bajawa

Stiper Flores Bajawa Hadiri Temu Usaha Lintas Sektor di Ngada

Pemerintah Kabupaten Ngada kembali menggelar Temu Usaha Jilid II Tahun 2026 dengan mengusung tema “Potensi

Tayang:
Penulis: Charles Abar | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Stiper Flores Bajawa Hadiri Temu Usaha Lintas Sektor di Ngada
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/CHARLES ABAR
SUASANA - Suasana temu Usaha di Aula MBC Bajawa, Senin-Selasa 14 April 1026. 

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA - Pemerintah Kabupaten Ngada menghadirkan sebanyak 23 investor dalam kegiatan Temu Usaha lintas sektor yang berlangsung di Bajawa, Senin - Selasa (13–14/4/2026).

Kehadiran para investor ini bertujuan memperkuat peran swasta dalam pembangunan berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, pariwisata, pertanian, hingga perbankan.

Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Flores Bajawa turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kehadiran institusi pendidikan ini diwakili oleh Ketua Yayasan Yasukda RD Silverius Betu dan Wakil Ketua I Jefri Djawapatty.

Pemerintah Kabupaten Ngada kembali menggelar Temu Usaha Jilid II Tahun 2026 dengan mengusung tema “Potensi dan Kerja Sama Investasi Pembangunan Daerah Kabupaten Ngada”. Sebelumnya, kegiatan serupa telah sukses dilaksanakan pada April 2025 lalu.

 

Baca juga: Pemkab Ngada Gandeng Bank NTT, Dorong Digitalisasi dan Transparansi Keuangan Daerah

 

 

Temu usaha yang mempertemukan pemerintah daerah dengan pelaku usaha dan investor ini merupakan langkah kolaboratif untuk memfasilitasi dialog, mendorong investasi serta memperkuat sistem pembangunan ekonomi daerah.

Kegiatan tersebut digelar di Aula MBC Bajawa pada Senin (13/4/2026) malam.

Ketua DPRD Ngada Apresiasi

Ketua DPRD Ngada, Romilus Juji, ST, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Daerah atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Ini merupakan langkah strategis dalam membuka ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia menilai Kabupaten Ngada memiliki potensi besar di berbagai sektor, seperti pertanian dan perkebunan, pariwisata berbasis budaya dan alam, peternakan, serta sumber daya lokal yang bernilai ekonomi tinggi.

Menurutnya, potensi-potensi tersebut membutuhkan dukungan investasi yang tepat agar dapat berkembang secara optimal dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved