Berita Lembata

Persedim Hoelea Berhak Ikut Turnamen Sepakbola di Lembata

Manajer klub Desa Hoelea, Persedim FC buka suara perihal ketidakhadiran mereka dalam lanjutan pertandingan Wanted Cup IV, Sabtu, 18 Juni 2022.

Editor: Egy Moa
DOK.PERSEDIM
Kesebelasan Persedim FC, klub asal desa Hoelea, Kecamatan Omesuri yang mengikuti turnamen sepakbola Wanted CUP IV di Lapangan Polres Lembata, Kota Lewoleba.  

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, RICKO WAWO

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA-Supriyadi Lamadike, manajer klub asal desa Hoelea, Persedim FC buka suara perihal ketidakhadiran mereka dalam lanjutan pertandingan Wanted Cup IV, Sabtu, 18 Juni 2022 melawan Rekor FC, klub asal Desa Petuntawa. Karena tak hadir, Rekor FC dinyatakan menang walk out (WO) atas Persedim FC. 

Seperti diberitakan, Ketua IKA Wanted Gucek Making sempat menyatakan kekecewaannya karena ketidakhadiran Persedim FC. 

Ketua Suporter Persebata Lembata Alfian Rayabelen juga harap komisi disiplin Askab PSSI Lembata memberikan sanksi tegas dengan melarang klub Persedim FC Hoelea mengikuti turnamen sepakbola yang ada di bawah wewenang Askab PSSI Kabupaten Lembata. 

Kepada  TribunFlores.com, Minggu, 19 Juni 2022, Supriyadi, berujar timnya tetap berhak mengikuti kompetisi sepakbola di Lembata. Pernyataan yang meminta Persedim FC tak boleh mengikuti turnamen sepakbola di bawah wewenang Askab PSSI Lembata, menurutnya, tidak berdasar sama sekali.

Baca juga: Pemda Lembata dan Plan Indonesia Kumpulkan Lewo Kaka Arin Susun Renkon Erupsi Ile Lewotolok,

Beberapa hari sebelum hari laga melawan Rekor FC, Supriyadi sudah menghubungi panitia untuk menggeser jadwal bertanding. Alasannya, di hari yang sama, beberapa pemain Persedim FC sedang mengikuti kompetisi sepakbola di Flores Timur. Beberapa pemain dari Kupang juga sedang ada kesibukan di hari laga. Sementara anak asuhnya yang siap bertanding hanya enam orang. 

"Jadi, bukannya pemain dari luar itu tidak mau bermain untuk Persedim FC lagi. Mereka tetap bermain untuk Persedim kalau seandainya jadwal melawan Rekor FC itu digeser," kata Supriyadi mengklarifikasi via sambungan telepon. 

Menurut dia, jadwal kompetisi yang bertabrakan ini juga buntut dari terhentinya kompetisi Wanted Cup IV yang cukup lama akibat kericuhan laga Donhill FC VS Ikan Paus FC. 

Akan tetapi ternyata jadwal pertandingan Persedim FC VS Rekor FC tidak bisa diubah. Dalam waktu yang singkat, sebagai manajer dia tidak bisa mendatangkan pemain lagi untuk bisa bertanding. Supriyadi pun tak bisa berbuat banyak.

Baca juga: Putera Lembata Pimpin Batalyon Zeni Tempur 19/YKN Kodam XIII Merdeka

Panitia, kata dia, seharusnya melakukan komunikasi dengan para manajer klub terkait perubahan jadwal bertanding. Ini juga yang membuat dia kecewa. 

Meski sudah dinyatakan kalah WO saat melawan Rekor FC, Supriyadi menyatakan timnya siap mengikuti lanjutan kompetisi Wanted Cup IV melawan klub berikutnya akhir bulan ini. 

Berita Lembata lainnya

 

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved