Berita NTT

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Kependudukan, Polisi Sebut Ada Kemungkinan Penambahan Tersangka Baru

AKBP FX Irwan Arianto, menjelaskan perbuatan tersebut bertentangan dengan pasal 94 UU No. 24 Tahun 2013.

Editor: Gordy Donovan
POS-KUPANG.COM
BERI PENJELASAN - Kapolres Kupang, AKBP FX Irwan Arianto 

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Pihak Satreskrim Polres Kupang telah menetapkan Melni Nalle sebagai tersangka.

Melni Nalle ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen kependudukan.

Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto, Senin 4 Juli 2022 menjelaskan kasus pemalsuan dokumen oleh tersangka Melni Nalle tidak menutup kemungkinan ada penambahan tersangka baru.

AKBP FX Irwan Arianto, menjelaskan perbuatan tersebut bertentangan dengan pasal 94 UU No. 24 Tahun 2013.

Baca juga: Kompak, 6 Kadis Perempuan Gunakan Busana Motif Tenun Ikat saat Peringatan HUT Bhayangkara di Nagekeo

 

Bunyi pasal tersebut bahwa Setiap orang yang memerintahkan dan/atau memfasilitasi dan/atau melakukan manipulasi data kependudukan dan/atau elemen data penduduk dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 75.000.000.

"Pasti, disini kita kenakan pasal 94 jadi yang memerintahkan itu saudara Melni, dan yang memfasilitasi atau melakukan manipulasi data kependudukan berarti nanti ada tersangka baru dari dinas capil Kabupaten Kupang dan Manokwari," tegas Kapolres.

Terkait status tersangka yang kini resmi disandang Melni Kapolres menjelaskan Penyidik Satuan Reskrim Polres Kupang mengantongi bukti yang cukup untuk menjerat pelaku.

Baca juga: Kadis Perhubungan NTT Ungkap Penyebab Harga Tiket Pesawat Mahal

Bukti-bukti tersebut berupa hasil pemeriksaan Saksi Ahli dari Direktorat Jenderal Kependudukan, keterangan saksi-saksi serta dokumen kependudukan yang disita penyidik.

Dalam press rilis tersebut polisi menujukan bukti Kartu Keluarga yang dikeluarkan oleh dinas kependudukan dan pencatatan sipil Kabupaten Kupang pada tanggal 4 Februari 2020 yang ditanda tangani oleh kepala dinas Daniel Takain.(*)

Berita NTT lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved