Berita NTT

Kadis Perhubungan NTT Ungkap Penyebab Harga Tiket Pesawat Mahal

Hal ini sebabkan tingginya harga minyak mentah internasional yang saat ini bertahan di atas 100 dollar AS per barel.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUN FLORES.COM/ORIS GOTI
ILUSTRASI - Pesawat Citilink parkir di Bandara Hasan Aroeboesman Ende, Kamis 6 Januari 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Masyarakat NTT mengeluhkan harga tiket pesawat yang cukup mahal akhir-akhir ini.

Persoalan harga tiket pesawat diangkat Anggota DPRD NTT, Ana Waha Kolin dalam Rapat Paripurna DPRD NTT bersama Pemerintah Provinsi NTT, Senin 4 Juli 2022.

Ana Waha Kolin meminta Pemprov NTT bisa bertemu dengan maskapai penerbangan untuk menegosiasikan kenaikan harga tiket pesawat.

Alasannya, harga tiket pesawat yang tinggi justru akan menimbulkan dampak ikutan bagi sektor lain.

Baca juga: Tegas, Presiden Jokowi Minta Vaksinasi Booster Terus Digencarkan

 

Kepala Dinas Perhubungan NTT, Isyak Nuka, Senin 4 Juli 2022, menjelaskan, tingginya harga tiket pesawat akhir-akhir ini dikarenakan beberapa alasan.

Ia mengurai, alasan pertama akibat harga avtur atau bahan bakar pesawat mengalami kenaikan menjadi sebesar Rp15.749 per liter dari harga sebelumnya Rp9.154 per liter.

Hal ini sebabkan tingginya harga minyak mentah internasional yang saat ini bertahan di atas 100 dollar AS per barel.

Ada juga, tidak berimbangnya permintaan dan penawaran dalam penerbangan, di mana selama pandemi covid-19, maskapai memangkas rute penerbangan dan melepas sewa pesawatnya, sehingga ketika pemerintah melonggarkan syarat perjalanan yang membuat kebutuhan masyarakat untuk bepergian bertambah, maskapai tidak dapat memenuhinya.

"Terjadi ketidaksiapan dari supply penerbangan sehingga penawaran dan permintaan tidak seimbang mengakibatkan harga tiket relatif tinggi. Selama 2 tahun pandemi covid-19, industri penerbangan mengalami kerugian karena pembatasan bepergian. Akibatnya untuk mengkompesasi kerugian selama pandemi covid-19, maskapai menaikkan harga tiket," ujarnya.

Baca juga: KPU NTT Rakor Pemuktahiran DPB Semester 1 Tahun 2022

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved