Berita Sikka
Budidaya Tanaman Tembakau di Sikka, Lukas Raup Omset Jutaan Rupiah
"Lahan ini milik Litbang Pertanian yang saya kontrak dengan bayaran per tahun. Saat ini sudah dua tahun berjalan," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Lukas-Liku-menanam-tanaman-tembakau-pada-lahan-milik-Litbang-Pertanian-di-Sikka.jpg)
"Petani tembakau kurang makanya pas masuk jual langsung habis," tutur Lukas.
BERITA SIKKA LAINNYA:
Cium Tangan Uskup Agats Asmat
Sementara itu, Uskup Agats Asmat, Mgr. Aloysius Murwito O.F.M berkesempatan mengunjungi umat Katolik di wilayah Keuskupan Maumere tepatnya di Paroki Santo Fransiskus Xaverius Koting.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka menghadiri perayaan misa 50 tahun hidup membiara Bruder Felix Kabupung O.F.M biarawan asal Paroki Fransiskus Xaverius Koting.
Misa diadakan di Gereja St. Fransiskus Xaverius Koting, di Desa Koting, Kecamatan Koting, Kabupaten Sikka. Dihadiri oleh ribuan umat Katolik dari Koting maupun wilayah luar Koting.
Kehadiran Uskup Aloysius Murwito ternyata mendapatkan sambutan hangat dari umat Katolik yang mengikuti perayaan tersebut.
Pantauan TribunFlores.com, Rabu 6 Juli 2022, umat Katolik di Koting tak menyia-menyiakan kesempatan untuk menyapa lebih dekat Uskup Aloysius Murwito.
Usai misa, tampak banyak umat berdesakan hingga berebutan memegang dan mencium tangan Uskup Aloysius Murwito.
Baik itu dari anak-anak hingga orang dewasa, perempuan maupun laki-laki, rohaniwan maupun kaum awam, bergiliran bersalaman dan berpose bersama sang gembala Keuskupan Agats Asmat itu.
Momen ini juga sempat disinggung dalam penyampaiannya Pastor Paroki Santo Frasiskus Xaverius Koting, Romo Rudi.
Ia mengaku, umat katolik di Koting sangat senang dikunjungi Uskup Aloysius Murwito O.F.M.
"Ini sebuah penghormatan untuk kami umat di Paroki Koting. Kami sangat senang mendapat kunjungan yang begitu istimewa ini. Sehingga tidak heran jika banyak yang berebutan ingin bersalaman dan foto dengan bapak uskup," ungkapnya.
Ia meyakini bahwa kunjungan ini bukan hanya sekedar kunjungan biasa namun menjadi sebuah momen atau kesempatan bagi umat Koting untuk berbenah terutama dalam hidup menggereja maupun juga terlibat dalam mendukung panggilan hidup membiara untuk anak muda di Koting.
"Tentunya bahwa kami mendapat dukungan istimewa dari bapak uskup. Semoga kedepannya panggilan menjadi biarawan semakin subur di Paroki Koting," ungkapnya.