Berita Sikka

Kisah Ibu Rumah Tangga di Sikka, Tinggalkan 3 Orang Anaknya Pergi Melaut

Iche merupakan seorang nelayan yang sehari sehari tak henti melaut. Ia merupakan nelayan asal Wuring yang banting tulang demi keluarga.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / EWALDUS GELI
Iche (35), seorang janda asal Wuring, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, yang rela tinggalkan 3 anak demi melaut. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Ian Taopan

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Iche (35), seorang janda asal Wuring, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, yang rela tinggalkan 3 anak demi melaut.

Setelah ditinggal suaminya, Iche mau tidak mau harus menjadi tulang punggung bagi keluarga kecilnya.

Setiap hari ia harus turun melaut untuk mencari ikan.

Disaat ia melaut, ia terpaksa meninggalkan 3 orang anaknya sendiri di rumah.

Baca juga: Kronologi Maling Bobol Kios Pedagang di Pasar Alok Maumere, Sikka

 

Beruntung anak pertamanya sudah cukup dewasa, sehingga ia bisa dipercayai untuk menjaga adik-adiknya.

Kepada TribunFlores.com, Iche bercerita bahwa setiap hari ia mulai turun melaut dari jam 22.00 Wita hingga esok paginya.

Tidak sampai disitu, jam 08.00 Wita ia harus melakukan bongkar ikan hasil dari melautnya di TPI Maumere.

Sudah 8 bulan ia melakukan pekerjaan tersebut.

Sebelum melaut, Iche pernah berjualan kue, namun karena tidak laku dan ditambah banyaknya orang yang utang, sehingga ia terpaksa gulung tikar.

"Habisnya kita jualan kue, tidak laku, orang utang, kita tagih marah, terpaksa kita ikut ke laut, " ujar ibu 3 anak ini.

Dari melaut Iche mengaku bisa mendapatkan uang Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu dalam sehari.

Baca juga: Partisipasi Imigrasi Maumere di Kopdar Humas Imigrasi 2022 untuk Komunikasi yang Menginspirasi

Kalau hasilnya banyak, ia bahkan bisa mendapat uang Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu, namun tidak jarang juga ia tidak dapat apa-apa karena tidak ada hasil tangkapan.

Sedihnya, jika sudah tidak dapat apa-apa dari hasil melaut dan anaknya di rumah meminta uang, ia terpaksa harus berusaha menenangkan anaknya dengan memberikan pengertian pada mereka.

"Kalau tidak ada, kita pulang kosong anak minta uang, saya bilang mama uang tidak ada, belum ada rejeki, sampai menangis kita punya anak, " ungkap Iche.

Uang yang diperolehnya dari hasil melaut itu digunakannnya untuk kebutuhan sehari-hari, terlebih biaya sekolah anak-anaknya.

Berita Sikka lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved