Berita Sikka

Hadir di Maumere Sikka, Ini Profil dan Sejarah Kongregasi MSsCc

Hingga kini tercatat terdapat puluhan biara ataupun kongregasi khusus biarawan maupun biarawati yang berkarya di Flores khususnya Maumere.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / NOFRI FUKA
GEDUNG BIARA - Inilah gedung biara MSsCc di Dusun Wajongaur, Desa Koting B, Kecamatan Koting, Kabupaten Sikka, Jumat 15 Juli 2022 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Nofri Fuka

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Maumere terkenal dengan sebutan negeri seribu biara. Julukan ini berlandas pada jumlah gedung biara yang tersebar di wilayah Kabupaten Sikka yang cukup banyak.

Hingga kini tercatat terdapat puluhan biara ataupun kongregasi khusus biarawan maupun biarawati yang berkarya di Flores khususnya Maumere.

Salah satunya adalah Misionaris Hati Terkudus Yesus dan Hati tak bernoda disingkat MSsCc.

Salah satu imam asal dari kongregasi MSsCc, Pater Dus MSsCc, menyampaikan Kongregasi MSsCc hadir di Indonesia pada Tahun 2006.

Baca juga: Sekda NTT Hadiri Rapat Perdana di DPRD NTT

 

"Tepatnya di Kupang, yakni pada Tahun 2006. Alasannya kenapa harus ke Indonesia karena di dini panggilan imamnya subur dalam artian masih ada banyak anak muda yang tertarik untuk menjadi biarawan," ujarnya pada Jumat 15 Juni 2022.

Letak biara pusatnya di Jalan Claret- Matani, Desa Penfui Timur, Kupang.

Pater Dus menjelaskan untuk memperluas karya misi, maka kongregasi MSsCc melebarkan sayapnya ke Nusa Bunga, Pulau Flores tepatnya di Maumere.

Biara MSsCc hadir di Maumere pada Tahun 2015. Tepatnya di Dusun Wajongaur, Desa Koting B, Kecamatan Koting, Kabupaten Sikka.

Pimpinan MSsCc di Maumere saat ini adalah Pater Melkurius Abatan, MSsCc.

"Sejauh ini di Maumere, kami hanya fokus pada pendidikan calon imam. Selain itu, kami diminta oleh pimpinan gereja lokal Keuskupan Maumere, membantu di Paroki sebagai pastor pembantu," jelasnya.

Kata Pater Dus, untuk wilayah Maumere Biarawan MSsCc berkarya di Paroki Roh Kudus Nelle dan Paroki Santa Maria dari Gunung Karmel Wolofeo.

Jumlah anggota kekal sebanyak 18 orang, imamnya 12 orang, 6 orang anggota kekal dan 3 orang lainnya akan ditahbiskan.

"Profes 11 orang, novis 12 orang, aspiran 20 orang, postulan 28 orang. Jumlah anggota di komunitas Maumere terdiri dari, Filosofan 15 orang, Teologan 6 orang dan pembina (imam) 2 orang," tandasnya.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved