Berita NTT

Dua Warga Ngada dan Seorang Asal Manggarai Meninggal Ditembaki KKB Papua

Kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua terhadap warga sipil dan aparat keamanan terus memakan korban nyawa. 

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/IRFAN HOI
Suasana penjemputan Pratu Wilson Here di Pangkalan Udara Angkatan Laut, di Kelurahan Penfui Kupang. Senin, 28 Maret 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Nofri Fuka

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua terhadap warga sipil dan aparat keamanan terus memakan korban nyawa. 

Hari Sabtu, 16 Juli 2022, sebanyak 10 warga sipil ditembaki KKB di Nduga. Dari 10 korban itu, dua korban asal Kabupaten Ngada dan seorang asal Kabupaten Manggarai, Pulau Flores, Provinsi NTT dikabarkan meninggal dunia menurut keterangan Ketua Paguyuban Flobamora di Kota Jayapura, Feriyanto Laga Rawa, dihubungi TribunFlores.com, Sabtu malam 16 Juli 2022..

Identitas ketiga korban kekejaman asal NTT  yakni Yohanes Rangkas (26) dari Manggarai,serta Hubertus Goti (41) dan Yulius Watu (23), keduanya dari Kabupaten Ngada. Mereka semua berprofesi sebagai buruh.

"Mereka selama ini bekerja sebagai pekerja buruh atau juga swasta," ungkapnya.

Baca juga: Tiga Warga Manggarai Diduga Ditembak KKB di Nduga Papua

Feri mengatakan telah berkoordinasi dengan Polda Jayapura terkait upaya memulangkan ketiga jenazah ke kampung halamannya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Panguyuban Ikatan Keluarga Flobamora Kabupaten Jayapura, Feriyanto Raga Lawa, S.H. mengatakan penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata di Nduga menewaskan 10 orang warga sipil,  termasuk tiga warga NTT.

"Kami dapat informasi bahwa ada tiga warga sipil asal NTT yang menjadi korban penembakan oleh KKB, namun kami belum mendapatkan identitas dari tiga korban tersebut," ungkap Feri, Sabtu 16 Juli 2022.

Feri menambahkan terkait koordinasi pemulangan jenazah tiga korban, pihaknya telah berkoordinasi dengan Ditreskrimum Polda Papua untuk pemulangan jenazahnya yang dikirimkan dari  Nduga ke Distrik Kenyam, Papua yang berjarak berjarak cukup jauh.

Baca juga: Pesan Bank Indonesia di HUT Ke-60 Bank NTT, Terus Tumbuh Jadi Agen Pembangunan

Sedangkan kronologi kejadian, pihaknya masih menunggu kabar terbaru dari pihak kepolisian setempat.

Sebelumnya diberitakan Ketua Panguyuban Ikatan Keluarga Flobamora Kabupaten Jayapura, Feriyanto Raga Lawa, S.H. mengatakan penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata di Nduga menewaskan 10 orang warga sipil,  termasuk tiga warga NTT.

"Kami dapat informasi bahwa ada tiga warga sipil asal NTT yang menjadi korban penembakan oleh KKB, namun kami belum mendapatkan identitas dari tiga korban tersebut," ungkap Feri, Sabtu 16 Juli 2022.

Feri menambahkan terkait koordinasi pemulangan jenazah tiga korban, pihaknya telah berkoordinasi dengan Ditreskrimum Polda Papua untuk pemulangan jenazahnya yang dikirimkan dari  Nduga ke Distrik Kenyam, Papua yang berjarak berjarak cukup jauh.

Baca juga: Kisah Petani di NTT, Sukses Kembangkan 6.000 Pohon Salak

Sedangkan kronologi kejadian, pihaknya masih menunggu kabar terbaru dari pihak kepolisian setempat.
Sesuai informasi awal yang diperoleh, identitas korban penyerangan KSTP Ndugama di area Kampung Nanggolait dan telah dievakuasi ke Puskesmas Kenyam.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved