Berita NTT

Tarif Layanan Penumpang di Bandara El Tari Kupang Rp 70 Ribu

Manajemen PT Angkasa Pura Bandara El Tari Kupang menaikkan tarif layanan penumpang menjadi Rp 70 ribu pada 24 Juni 2022.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/IRFAN HOI
TIKET PENUMPANG-Tampak tiket penumpang menunjukkan harga layanan penumpang pada bandara El Tari Kupang. Sabtu 16 Juli 2022.   

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Irfan Hoi

TRIBUNFLORES.COM,KUPANG-Manajemen PT. Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang menyebut tarif layanan penumpang atau passenger service charge (PSC) sebesar Rp 70 ribu mengikuti pengembangan Bandara.  Kenaikan itu berpeluang terus naik seiring pengembangan Bandara.

PSC juga dikenal sebagai Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau airport tax. Kenaikan ini terjadi di 19 Bandara di Indonesia.  Bandara Pattimura Ambon dan Bandara El Tari Kupang naik di 24 Juni 2022 sedangkan belasan lainnya baru pada 16 Juli 2022. 

General Manager PT. Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang, I Nyoman Noer Rohim, menyebut pada 2019 sudah diusulkan kenaikan tarif ini karena Bandara Internasional El Tari Kupang telah dikembangkan. Pengembangan berupa perluasan ini ialah dari kapasitas penumpang dari 1 juta sampai 1,5 juta penumpang per tahun menjadi 1,8 juta sampai 2 juga per tahun.

"Kapasitas bandar udara sudah lebih besar dari sebelumnya sehingga ini sebagai dasar evaluasi kenaikan tarif ini," kata dia, Senin 18 Juli 2022 kepada wartawan.

Baca juga: NTT Kaya Sumber Energi Baru Terbarukan Tapi Harga Listrik Mahal

Pengembangan ini meliputi dua tahap yaitu perluasan area bandara yang selesai pada 2019 dan tahap beautifikasi atau pemasangan interior hingga aksesoris yang akan direncanakan selesai hingga Agustus ini.

Peningkatan fasilitas mengikuti perluasan area ini  meliputi lahan parkir hingga 1000 kendaraan, drop zone maupun pickup zone juga dipisahkan dengan lebih luas, area check in dengan 20 counter, sementara ruang tunggu kini di lantai 2 menggunakan eskalator ataupun lift, dengan penambahan sarana yang ada. Sementara di gerbang kedatangan juga diperluas untuk 3 conveyor system.

"Ada tempat holding room dan jalur khusus hingga lift dan toilet khusus difabel juga," tambahnya.

PSC ini memang sudah termasuk dalam pembelian tiket pesawat, berbeda dengan tahun 1997 yang saat itu airport tax dipungut berbeda di luar dari tiket pesawat.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di NTT Hari Ini, Senin 18 Juli 2022

Menurutnya, sebelum penetapan tarif ini dilakukan pun telah disosialisasikan ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), maskapai, maupun melalui media Angkasa Pura 1.

PJP2U terakhir kali naik di tahun 2017 yaitu Rp 40 ribu sesuai pengembangan pula yang terjadi saat itu. Kemudian pada 2022 ini naik Rp 70 ribu setelah diusulkan pada 2019.

Tahapan dan evaluasinya pun melibatkan YLKI, INACA dan perwakilan maskapai, lalu angka yang disetujui diusulkan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang disurvei kemudian, lalu hasilnya diberikan ke Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi atau Kemenko Marves.

Setelah disetujui Kemenko Marves lalu dibuatkan penetapan dari Kemenhub hingga Mei 2022 ketentuan itu turun untuk dilaksanakan pada 24 Juni 2022.

Baca juga: Srikandi Ganjar NTT Gaet Milenial Lewat Senam Zumba

Dalam sehari, baik penumpang yang datang dan berangkat di Bandara El Tari Kupang bisa mencapai 3800 penumpang, dengan kurang lebih 40 pergerakan pesawat sehari.
Bila ada pengembangan kapasitas bandara lagi, kata dia, tidak menutup kemungkinan nantinya maka tarif ini pun akan disesuaikan

Untuk diketahui sejak 24 Juni 2022 PSC di Bandara Internasional El Tari Kupang telah naik menjadi Rp 70 ribu dari Rp 40 ribu.

PSC juga dikenal sebagai Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau airport tax. Kenaikan ini terjadi di 19 Bandara di Indonesia  yakni Bandara Pattimura Ambon dan Bandara El Tari Kupang naik di 24 Juni 2022 sedangkan belasan lainnya baru pada 16 Juli 2022. 

Berita NTT lainnya


 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved