Berita Sikka

Kisah Juvensia Juventa Hidup dari Siput Bersama Lima Cucunya di Sikka

Juvensia mencari siput setiap jam 11.00 sampai 13.00 wita, di Pantai Kampung Garam, ujung utara Maumere.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / MARIA MANGKUNG
CERITA - Juvensia Juventa (61) warga Kampung Garam, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok,  sedang menceritakan kisahnya, Rabu, 20 Juli 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Ria Mangkung

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Juvensia Juventa (61) warga Kampung Garam, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, bekerja sehari hari sebagai pencari siput.

Mencari siput itu untuk menghidupi kelima cucunya.

Juvensia mencari siput setiap jam 11.00 sampai 13.00 wita, di Pantai Kampung Garam, ujung utara Maumere.

Wanita lansia ini, mencari siput sebanyak dua ember per hari dengan ukuran satu ember kecil 10 liter dijual dengan harga 30 ribu rupiah.

Baca juga: Dinsos Sikka Gelar Donor Darah, Ketua PMI Sikka: Menambah Stok Darah

 

Menurut Juvensia kepada TrubunFlores.Com, Rabu, 20 Juli 2022, menyampaikan hasil siput yang didapatkan setiap hari, lalu ia jual ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Maumere.

"Hasil yang saya dapat setiap harinya, lalu saya jual di TPI dengan harga 60 ribu per dua ember," jawab Oma Juven.

Wanita yang sudah uzur ini menjelaskan uang yang ia dapatkan dari hasil menjual siput, lalu ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan kelima cucunya.

"Uang 60 ribu perhari, saya beli makan minum dengan biaya kebutuhan kelima cucu saya," ucapnya sambil menundukkan kepala.

Baca juga: Pemerintah Tambah Pintu Masuk RI yang Dibuka, Ini Daftar TPI yang Sediakan Visa On Arrival

Ia juga menjelaskan kelima cucunya ini adalah anak dari kedua anak perempuannya, yang kini telah pergi merantau sejak tujuh tahun lalu.

"Sudah tujuh tahun lalu pergi merantau dan mereka tidak pernah kirim untuk saya," tutupnya.

Berita Sikka lainnya

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved