Berita Sikka

Pemerintah Imbau Pengguna dan Pengunjung PAP Jaga Kebersihan

Ia juga menuturkan jika "malam baik" hasil dari jualan tanam hias ini satu malamnya paling sedikit Rp. 250.000.- / malam.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/PAULUS KEBELEN
UMKM-Produk pangan lokal dan kerajinan tangan berbahan tenun ikat motif Sikka di Pasar Akhir Pekan (PAP), Kompleks Pertokoan Kota Maumere, Sabtu 02 Juni 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sikka, Firminus Adrianus Parera, menghimbau agar para pengguna dan pengunjung Pasar Akhir Pekan (PAP) untuk menjaga kebersihan, keamanan dan ketertiban.

Demikian hal ini disampaikan Sekertaris Daerah Kabupaten Sikka saat ditemui di Ruang Kerjanya, Kantor Bupati Sikka Jl El Tari Maumere, Rabu 20 Juli 2022 pagi.

Lebih lanjut Alfin Parera menjelaskan bahwa Pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup sudah menyiapkan fasilitas berupa tempat sampah dan armada pengangkut sampah. Namun masih ada pengguna dan pengunjung yang membuang sampah tidak pada tempatnya.

Baca juga: Kisah Juvensia Juventa Hidup dari Siput Bersama Lima Cucunya di Sikka

 

"Mengatasi masalah ini, kami akan menambah fasilitas tempat sampah dan memberikan edukasi saat penyelenggaraan pasar akhir pekan. Selama tiga pekan kegiatan, animo masyarakat sangat tinggi" demikian Sekda Sikka, Alfin Parera.

Lanjutnya, Pemerintah akan melakukan pembenahan dan mengemas kegiatan PAP lebih baik lagi. Sehingga membutuhkan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak.

Menyinggung soal retribusi, Alfin Parera mengatakan bahwa pungutan retribusi terhadap pengguna area PAP mulai dilakukan bulan Agustus sebagai Pendapat Asli Daerah (PAD). Sementara yang dilakukan adalah pungutan retribusi parkir.

Baca juga: Dinsos Sikka Gelar Donor Darah, Ketua PMI Sikka: Menambah Stok Darah

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Sikka, Yosep Benyamin, menjelaskan bahwa hingga saat ini data UMKM yang terdaftar adalah sebanyak 259. Yang aktif membuka lapak dan berjualan ada 159 tiap malam selama tiga pekan terakhir. Dan yang belum kebagian tempat lapak ada 45 UMKM.

"Animo masyarakat pengguna dan pengunjung pasar akhir pekan ini sangat tinggi. Sehingga kami perlu memaksimalkan lokasi yang ada supaya dapat dimanfaatkan dengan baik" jelas Yosep Benyamin.

Kegiatan ini selain UMKM juga ada OPD dan Lembaga Keuangan ikut serta dalam Pasar Akhir Pekan.

Seorang Pedagang Tanaman Hias, John Oriwis, yang juga membuka lapak di Pasar Akhir Pekan , menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sikka yang telah membuka ruang dan tempat baginya dan teman teman untuk memanfaatkan kegiatan ini sebagai tempat berjualan bonsai, tanaman hias dan tanaman buah buahan.

Baca juga: Pemerintah Tambah Pintu Masuk RI yang Dibuka, Ini Daftar TPI yang Sediakan Visa On Arrival

"Saya secara pribadi menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah menyelenggarakan pasar akhir pekan ini. Sehingga kami bisa berjualan dan mempromosikan usaha yang kami geluti " demikian John Oriwis.

Ia juga menuturkan jika "malam baik" hasil dari jualan tanam hias ini satu malamnya paling sedikit Rp. 250.000.- / malam.

Berita Sikka lainnya

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved