Berita Manggarai Barat

Mogok Dua Hari di Labuan Bajo, Pengunjung di Pulau Komodo Berkurang

Aksi mogok para pelaku pariwisata di Labuan Bajo berlangsung dua hari berdampak menurunnya jumlah wisatawan mengunjungi wilayah itu.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/GECIO VIANA
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan (Disparkrafbud) Kabupaten Mabar, Pius Baut   

 Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Gecio Viana

TRIBUNFLORES.COM,LABUAN BAJO-Jumlah wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata Pulau Komodo menurun selama dua hari mogok massal para pelaku pariwisata yang menolak penetapan tarif paket wisata Rp 3.75 juta ke Taman Nasional Komodo (TNK), Rabu 3 Agustus 2022.

Aksi mogok massal sejumlah asosiasi pariwisata  tergabung dalam Forum Masyarakat Penyelamat Pariwisata Manggarai Barat (Formapp Mabar), dilakukan sejak 1 Agustus hingga 2 Agustus 2022.

Tarif paket wisata sebesar Rp 3.75 juta per orang untuk satu tahun itu diberlakukan untuk Pulau Komodo, Pulau Padar dan kawasan perairan di sekitarnya. 

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan (Disparkrafbud) Kabupaten Mabar, Pius Baut mengatakan jumlah wisatawan berdasarkan laporan petugas di lapangan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Komodo berkurang.

Baca juga: Sopir Travel di Labuan Bajo Berhenti Mogok, Layani Kembali Angkutan

"Pada tanggal 1 Agustus 2022 wisatawan sebanyak 32 orang wisatawan asing dan 57 wisatawan nusantara. Pada tanggal 2 Agustus 2022, jumlah wisatawan sebanyak 58 orang, terdiri dari 18 wisatawan asing dan 40 wisatawan nusantara," katanya. 

Menurutnya, jumlah wisatawan saat ini semestinya tinggi, sebab saat ini dalam keadaan high season. 

"Jika dalam keadaan high season bulan Agustus ini, jumlah wisatawan per hari bisa mencapai di atas 100 orang," katanya. 

Pius Baut menjelaskan, berkurangnya jumlah wisatawan karena masih adanya polemik terkait tarif paket wisata yang baru diberlakukan tersebut.

Baca juga: Sembilan Ratus Personil Keamanan Disiagakan di Labuan Bajo Kawal Kenaikan Tarif Taman Nasonal Komodo

"Pendataan kami hanya di Pulau KomodoKomodo sehingga ada petugas kami di sana, tetapi di Pulau Padar kami tidak ada," katanya. 

Berita Manggarai Barat lainnya
 
 
 
 

 
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved