Berita Manggarai Barat
Sopir Travel di Labuan Bajo Berhenti Mogok, Layani Kembali Angkutan
Sopir travel memilih berhenti mogok massal dan kembali melakukan pelayanan transportasi wisata darat kepada para wisatawan di Labuan Bajo.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Gecio Viana
TRIBUNFLORES.COM,LABUAN BAJO-Sejumlah sopir travel memilih berhenti mogok massal dan kembali melakukan pelayanan transportasi wisata darat kepada para wisatawan, Rabu 3 Agustus 2022.
Hal tersebut disampaikan seorang sopir travel, Heribertus Bantuk saat ditemui di Bandara Komodo Labuan Bajo.
"Kami sudah kembali beroperasi," katanya diamini rekan sopir lainnya.
Lambertus mengaku, ia dan sejumlah rekan lainnya melakukan aksi mogok massal menolak penetapan tarif paket wisata ke Taman Nasional Komodo sebesar Rp 3.75 juta.
Baca juga: Sembilan Ratus Personil Keamanan Disiagakan di Labuan Bajo Kawal Kenaikan Tarif Taman Nasonal Komodo
Para penolak bersepakat untuk melakukan aksi mogok massal hingga 1 bulan lamanya.
Namun demikian, pada hari ketiga ia kembali memilih bekerja untuk mengembangkan pariwisata Labuan Bajo, sekaligus melayani para tamu dan warga lainnya agar tidak terlantar di Bandara Komodo Labuan Bajo.
"Terpantau di Bandara Komodo aktivitas seperti biasa, untuk para tamu wisatawan silahkan datang, Labuan Bajo aman. Hari ini ada kunjungan," katanya.
Pihaknya berharap, pariwisata Labuan Bajo yang sempat terganggu akibat protes pelaku pariwisata atas kebijakan oleh Pemerintah Provinsi NTT dan Balai Taman Nasional Komodo, dapat kembali pulih.
Baca juga: Kenaikan Tarif Taman Nasional Komodo, Ribuan Pelaku Parekraf di Labuan Bajo Kehilangan Pekerjaan
"Harapannya Labuan Bajo aman, terkendali dan kondusif," tegasnya.
Sebelumnya, sebanyak dua video yang beredar dan viral di media sosial dari Asosiasi Angkutan Wisata Darat (Awstar) Labuan Bajo, Selasa 2 Agustus 2022.
Video masing-masing berdurasi 25 detik dan 2.03 detik menunjukkan anggota Awstar Labuan Bajo yang meminta maaf dan tidak melakukan aksi mogok massal di Labuan Bajo.
Sebelumnya, aksi mogok dilakukan pelaku pariwisata yang tergabung dalam Forum Masyarakat Penyelamat Pariwisata Manggarai Barat (Formapp Mabar), untuk memprotes penetapan tarif paket wisata ke Pulau Komodo, Pulau Padar dan perairan sekitarnya yang ditetapkan sebesar Rp 3.75 juta.
Baca juga: Formapp Mabar Mendukung Kenaikan Tarif Taman Nasional Labuan Bajo
Dalam video berdurasi 25 detik, anggota Awstar Labuan Bajo menyatakan sebagai perwakilan jasa angkutan umum di Labuan Bajo meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi beberapa hari terakhir ini.
"Kami mengimbau kepada rekan-rekan lainnya untuk tetap beroperasi seperti biasanya dan kami mendukung Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium," kata anggota Awstar Labuan Bajo.