Harga Tiket Masuk Taman Nasional Komodo

Aktivitas Pariwisata di Labuan Bajo Normal Pasca Aksi Mogok Protes Harga Tiket Taman Nasional Komodo

Para pelaku pariwisata telah berhasil melakukan kesepakatan dengan otoritas setempat dan menghentikan aksi mogok massal. Harga tiket TN Komodo naik.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM /HO-WARGA
BANDARA UDARA-Bandara Udara Komodo di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis 4 Agustus 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Setelah dua hari sejak 1 hingga 2 Agustus 2022 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur dihadang mogok massal para pelaku wisata Manggarai Barat yang tergabung dalam FORMAPP-Mabar, pada hari Rabu 3 Agustus 2022 aktivitas pariwisata kembali normal.

Para pelaku pariwisata telah berhasil melakukan kesepakatan dengan otoritas setempat dan menghentikan aksi mogok massal.

Telah dilakukan kesepakatan antara 19 asosiasi pariwisata yang tergabung dalam Formapp Mabar dengan Pemda Manggarai Barat, dan Polres Manggarai Barat.

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina menjelaskan aktifitas di sejumlah fasilitas umum, seperti bandara dan pelabuhan telah berjalan normal kembali tanpa gangguan.

Baca juga: Otoritas Labuan Bajo Jamin Keamanan Wisatawan Selama Aksi Mogok Terkait Tiket Taman Nasional Komodo

 

Wisatawan juga terlihat nyaman dengan kondisi Labuan Bajo saat ini, kegiatan tour dan pelayaran kembali berjalan seperti sediakala.

"Intinya semua bersepakat menjaga kamtibmas di Labuan Bajo, dan telah mencabut kesepakatan asosiasi pelaku wisata per tanggal 30 Juli dan memulai kembali aktivitas per tanggal 3 Agustus 2022," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Shana, para pelaku pariwisata juga menyatakan akan melakukan pengawasan independen kepada PT. Flobamor dan mengevaluasi kerja PT. Flobamor setiap tahun
apabila kebijakan ini berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat Manggarai Barat sesuai dengan
peraturan perundangan yang berlaku.

"Tidak hanya pelaku pariwisata, kami BPOLBF bersama Pemda Manggarai Barat dan semua pemangku kepentingan juga akan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja rencana pengelolaan tersebut kedepan. Sehingga sesuai dengan yang diharapkan, meningkatkan kesejahteraan dan melestarikan lingkungan" ujarnya.

Selain itu, BPOLBF sebagai satker Kemenparekraf juga akan menampung semua aspirasi dari masyarakat pariwisata dan ekonomi kreatif untuk penguatan pariwisata berkelanjutan TN Komodo dan Labuan Bajo ke depan.

Baca juga: Ketua DPRD Manggarai Barat Bilang Labuan Bajo Kondusif Pasca Demo Tiket Taman Komodo

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved