Festival Golo Koe Labuan Bajo

Ritual Teing Hang Minta Restu Leluhur Sukseskan Festival Golo Koe Labuan Bajo 2022

Panita Festival Golo Koe Labuan Bajo tahun 2022 menggelar ritual adat Manggarai 'Teing Hang' di Kantor Bupati Manggarai Barat untuk memohon restu para

TRIBUNFLORES.COM/GECIO VIANA
TEING HANG. Suasana ritual adat Manggarai 'Teing Hang' di Kantor Bupati Manggarai Barat (Mabar), Minggu 7 Agustus 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO  -  Panita Festival Golo Koe Labuan Bajo tahun 2022 menggelar ritual adat Manggarai 'Teing Hang' di Kantor Bupati Manggarai Barat untuk memohon restu para leluhur demi kelancaran festival tersebut, Minggu 7 Agustus 2022.

Ketua Umum Panitia Pelaksana Festival Golo Koe Labuan Bajo, dr Yulianus Weng mengatakan, ritual adat yang dilakukan merupakan bentuk kebudayaan Manggarai yang sangat kental dengan adat-istiadat.

"Kami akan melakukan kegiatan besar yang melibatkan 3 Manggarai. Kita tidak boleh melupakan budaya, adat-istiadat harus kita junjung tinggi, walaupun di sini ada keuskupan tapi secara adat kita mau lakukan kegiatan besar, istilahnya kita harus melakukan permisi kepada para luluhur dan orang orang berjasa yang telah mendahului kita. Supaya, jangan (para leluhur) kaget apa ini kok ada ramai-ramai kami tidak diberitahu, nah dengan kegiatan ini supaya mereka tahu dan juga," katanya.

Dokter Yulianus Weng yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Manggarai Barat itu menjelaskan, Festival Golokoe Labuan Bajo akan dibuka pada 8 Agustus 2022 hingga 13 Agustus 2022.

Baca juga: Keuskupan Ruteng dan Pemkab Mabar Gelar Festival Golo Koe di Labuan Bajo

 

Sehingga, melalui ritus tersebut diharapkan kegiatan yang melibatkan sebanyak 97 paroki di Keuskupan Ruteng dapat terlaksana dengan sukses.

"Acara ini dapat dilakukan dengan baik, Teman-teman yang datang dari jauh juga selamat melakukan kegiatan dan kembali dengan selamat. Kami berharap kegiatan ini berjalan dengan baik, aman dan lancar sukses sesuai yang direncanakan dan semua yang datang dalam keadaan sehat, pulangnya juga sehat," katanya.

Sementara itu, Anggota Festival Golo Koe Labuan Bajo, Romo Inosensius Sutam Pr mengatakan, ritual adat Manggarai 'Teing Hang' dilakukan untuk meminta restu dari para leluhur.

"Kita meminta pertolongan para arwah, leluhur lalu jiga dari roh-roh lain," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved