Berita Flores Timur

Kalah Perkara di PTUN, Pemda Flotim Siap Lantik Kades Kolilanang

Penjabat Bupati Flores Timur mengatakan Pemda tidak akan menempuh upaya banding putusan PTUN Kupang yang memenangkan sengketa Pilkades Kolilanang.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/AMAR OLA KEDA
Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Alexander Rihi 

Laporan Reporter TRIBUFLLORES.COM, Amar Ola Keda

TRIBUNFLORES.COM,LARANTUKA-Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang memutus Ferdi B. Bain menang atas Bupati Flores Timur dalam gugatan sengketa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kolilanang, Kecamatan Adonara, Kabupaten Flores Timur.

Menindaklanjuti putusan itu, Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Alexander Rihi, mengatakan Pemda tidak akan menempuh upaya banding terhadap putusan tersebut.

“Tidak ada banding. Kita siap eksekusi putusan PTUN,” ujarnya kepada wartawan, Jumat 12 Agustus 022).

Meski demikian, ia mengaku hingga kini Pemda Flores Timur belum menerima salinan putusan PTUN.

Baca juga: KPU Flores Timur Gelar Diskusi Bersama Parpol Bahas Terkait Verifikasi Administrasi

Untuk diketahui, majelis hakim PTUN dalam amar putusannya menyebutkan, menolak eksepsi tergugat dan mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya.

"PTUN Kupang mengadili I, dalam eksepsi menyatakan eksepsi tergugat tidak diterima. “II, Dalam Pokok Sengketa, 1). Mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya. 2), Menyatakan batal Keputusan Bupati Flores Timur Nomor 326 Tahun 2021 Tanggal 7 Desember 2021 Tentang Putusan Terhadap Sengketa Pemilihan Kepala Desa Kolilanang Pada Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Flores Timur Tahun 2021,” demikian amar putusan PTUN.

Dalam putusan itu juga PTUN mewajibkan tergugat untuk mencabut keputusan Bupati Flores Timur Nomor 326 Tahun 2021 Tanggal 7 Desember 2021 Tentang Putusan Terhadap Sengketa Pemilihan Kepala Desa Kolilanang pada Pemilihan Kepela Desa Serentak Kabupaten Flores Timur 2021.

"Mewajibkan tergugat untuk menerbitkan keputusan tata usaha negara yang menetapkan penggugat sebagai kepala desa terpilih pada Desa Kolilanang, Kecamatan Adonara, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Menghukum tergugat untuk membayar biaya perkara sejumah Rp 410.000,” demikian amar Putusan PTUN Kupang. 
 
Berita Flores Tmur lainnya
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved