Berita Flores Timur

Delapan Desa di Kecamatan Wulanggitang Terima Bantuan Rawan Pangan

Delapan desa di Kecamatan Wulanggitang,Kabupaten Flores Timur menerima bantuan program rawan pangan dari pemerintah daerah,Kamis 25 Agustus 2022.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/AMAR OLA KEDA
Sekda Flores Timur, Paulus Igo Geroda memberi bantuan intervensi rawan pangan di Desa Klatanlo, Kecamatan Wulanggitang, Kamis 25 Agustus 2022. 

 Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Amar Ola Keda

TRIBUNFLORES.COM,LARANTUKA-Sebanyak delapan desa di wilayah Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur menerima bantuan intervensi rawan pangan berupa beras jagung,jagung giling dalam rangka penanganan daerah rawan pangan tahun 2022. 

Penyerahan bantuan itu diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Flores Timur, Paulus Igo Geroda  Desa-desa yang menerima bantuan tersebut yaitu Desa Hokeng Jaya, Boru, Boru Kedang, Pululera, Nileknoheng, Pante Oa, Ojan Detun dan Klatanlo, Kamis 25 Agustus 2022.

Paulus Igo mengatakan Kecamatan Wulanggitang adalah salah satu kecamatan yang sumber daya alamnya subur, namun tercatat sebagai sasaran rawan pangan pada musim tanam tahun 2021. Hal ini disebabkan para petani di Wulanggitang mengalamai gagal panen yang  diakibatkan oleh curah hujan tidak yang menentu dan terserang hama werong. 

"Intervensi rawan pangan tersebut merupakan bagian dan tanggung jawab pemerintah. Di lain pihak pemerintah hadir dalam rangka memberikan motivasi terhadap petani agar dapat memanfaatkan alam yang ada serta bekerja menggunakan pola profesionalisme," ujarnya.

Baca juga: Ruas Jalan di Desa Halakodanuan Flores Timur Nyaris Putus, Proyek Gagal Lelang

Kepala Desa Klatanlo, Petrus berterima kasih dan mengapresiasi pemerintah kabupaten Flores Timur yang memberikan perhatian terhadap sejumlah desa di wilayah Wulanggitang melalui pembagian bantuan rawan pangan.

Ia menjelaskan Desa Klatanlo defenitif pada tahun 2010, pemekaran dari Desa Hokeng Jaya dengan luas wilayah  4,2 kilometer persegi. Jumlah penduduknya 1.130 jiwa dengan tolal 283 Kepala Keluarga. Sedangkan mata pencaharian penduduknya 75 persen adalah petani.

"Saya berharap agar kedepannya bisa mendapatkan bantuan ternak babi melalui dinas terkait," katanya. 

Kadis Pertanian dan Ketahan Pangan Flores Timur, Petrus Petara Aran, mengatakan dalam rangka pelaksanaan kegiatan penanganan daerah rawan pangan, dalam tahun anggaran 2022, telah dialokasikan bahan pangan berupa jagung/jagung giling sebanyak 5.363 kg (5,363 ton) yang akan diberikan kepada 218 KK pada 12 desa yang mengalami rawan transien dan tersebar pada 2 kecamatan yakni Wulanggitang dan Tanjung Bunga.

Berita Flores Timur lainnya
 
 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved