Berita Flores Timur
Ruas Jalan di Desa Halakodanuan Flores Timur Nyaris Putus, Proyek Gagal Lelang
Ruas jalan Provinsi NTT di Watowiti-Waiklibang, Desa Halakodanuan, Kecamatan Ile Mandiri, Kabupaten Flores Timur nyaris putus akibat abrasi pantai.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Amar Ola Keda
TRIBUNFLORES,LARANTUKA-Ruas jalan Provinsi NTT di Watowiti-Waiklibang tepatnya di Desa Halakodanuan, Kecamatan Ile Mandiri, Kabupaten Flores Timur nyaris putus akibat abrasi gelombang air pasang di Pantai Halakodanuan.
Pantauan Senin 22 Agustus 2022, bahu jalan di pesisir pantai itu nampak longsor ke laut. Kondisi ini semakin parah dalam lima bulan terakhir akibat gelombang pasang yang terus terjadi.
Para pengendara sepeda motor ataupun pengendara mobil harus ekstra hati-hati melewati ruas jalan tersebut bila dalam kondisi gelombang pasang atau ketika malam hari dari dan menuju Kota Larantuka.
Salah satu warga, Fransiska Koten mengatakan jalan itu merupakan salah satu jalan alternatif transportasi dari desa ke Kota Larantuka. Seharusnya, kata dia, pemerintah setempat segera mengambil langkah antisipasi sebelum kerusakannya lebih parah karena ini masuk dalam kategori bencana.
Baca juga: PT Pelni Dirikan Kampung Nelayan di Larantuka Flores Timur
"Dinas BPBD harus segera menanggulangi karena ini bencana akibat abrasi pantai yang sudah parah bertahun-tahun. Kalau mereka tidak cepat ambil tindakan, jalan akan putus dan pasti anggaran akan makin besar untuk perbaikannya nanti," ujar Fransiska.
Kepala Bidang Binamarga PUPR Kabupaten Flores Timur, Falentino Madora Putra, menjelaskan ruas jalan tersebut sudah dilaporkan ke PU Provinsi NTT sejak 2021. Valentino mengatakan, perbaikan jalan itu gagal karena tidak ada peserta yang ikut lelang.
"Tahun ini sebenarnya ada anggaran pemeliharaan dari provinsi Rp 2 miliar, namun gagal," tandasnya.
Berita Flores Timur lainnya