Pelantikan Kades di Sikka

Bak Pengantin, Usai Dilantik, Kades Geliting Makarius Diarak Pakai Mobil yang Sudah Dihias

"Kita sudah mempersiapkan ini jauh-jauh hari dengan tujuan untuk mendukung beliau terutama agar ia tetap kuat dalam menjalankan tugas kepemimpinannya.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / NOFRI FUKA
DIARAK- Mobil berwarna hitam yang ditumpangi Kepala Desa Geliting terpilih, Makarius Oskar saat terparkir di Halaman Kantor Bupati Sikka, Sabtu 27 Agustus 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Nofri Fuka

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Aroma kebahagiaan tampak memenuhi halaman Kantor Bupati Sikka pada Sabtu 27 Agustus 2022.

Tarian dan pukulan gendang serta tiupan suling bambu begitu merdu membahana di bawah langit Kantor itu.

Tiap pendukung dari 17 desa di Kabupaten Sikka, tampak penuh antusias menyambut jagoannya yang baru saja dilantik secara resmi oleh Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo.

Hari ini 17 kades terpilih yang dilantik, secara resmi akan memimpin desanya masing selama 6 Tahun kedepan. Dalam momen itu para pendukung turut merayakan kebahagiaan dengan memberikan sambutan meriah di depan halaman Kantor Bupati Sikka.

Baca juga: Kronologi Suami di Solor Timur Bunuh Istri, Sempat Lari Ditebas dari Belakang

 

Begitupun juga dengan Kades Geliting terpilih, Makarius Oskar. Usai dilantik, dirinya disambut meriah oleh keluarganya dan para pendukung. Bak pengantin, mobil yang akan ia tumpangi dihias dengan kain dan bunga yang enak dipandang mata.

Tampak tertulis jelas pada sebuah baliho yang terpasang di depan mobil berwarna hitam itu: Rombongan pelantikan Kepala Desa Geliting, Makarius Oskar, Periode 2022-2028.

"Kita sudah mempersiapkan ini jauh-jauh hari dengan tujuan untuk mendukung beliau terutama agar ia tetap kuat dalam menjalankan tugas kepemimpinannya kedepan," ungkap salah satu pendukungnya, Xaverius.

Terlihat jelas juga, wajah penuh haru dan mata berkaca-kaca, istri Kades Makarius serta para pendukung saat bersalaman dengan Makarius.

Baca juga: Perangai Suami Habisi Istri di Flores Timur, Sering Pukul dan Ancam Bunuh

Makarius mengenakan pakaian kebesarannya sebagai kepala desa yang didominasi warna putih, disalami serta dipeluk oleh para pendukungnya.

Selama rentang waktu yang tidak begitu lama, Makarius dan para pendukungnya tampak saling berbagi cerita sebelum akhirnya Makarius diarak ke Desa Geliting. (Cr1)

Berita lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved