Selasa, 28 April 2026

Berita Flores Timur

SMK Negeri I Wulanggitang di Flores Timur Gelar Ujian Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Asesmen Nasional berbasis Komputer atau ANBK 2022 merupakan program penilaian mutu sekolah, madrasah, dan program kesetaraan di jenjang dasar.

Tayang:
Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto SMK Negeri I Wulanggitang di Flores Timur Gelar Ujian Asesmen Nasional Berbasis Komputer
TRIBUNFLORES.COM / HO- SMKN 1 WULANGGITANG
UJIAN - Suasana pelaksanaan ujian Asesmen Nasional Berbasis Komputer di SMKN 1 Wulanggitang Boru, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Pada 31 Agustus 2022 kemarin. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Nofri Fuka

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Wulanggitang Boru di Flores Timur, melaksanaan Ujian Asesmen Nasional berbasis Komputer (ANBK) angkatan ke empat 2022/2023.

Ujian ANBK untuk angkatan ke empat 2022/2023 tersebut berlangsung di gedung sekolah SMKN 1 Wulanggitang yang terletak di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu 31 Agustus 2022 kemarin.


Perlu diketahui, Asesmen Nasional berbasis Komputer atau ANBK 2022 merupakan program penilaian mutu sekolah, madrasah, dan program kesetaraan di jenjang dasar dan menengah.

"Sedangkan Asesmen Nasional sendiri adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan," kata Arkas Aran, salah seorang guru di SMKN 1 Wulanggitang Boru, mengutip laman resmi ANBK Kemendikbud https://anbk.kemendikbud.id/, Rabu 31 Agustus 2022.

Baca juga: Kisah Anggota DPRD Sikka dari Marketing hingga Terjun ke Dunia Politik

 

Lanjutnya, Melansir dari Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI), dijelaskan proses pelaksanaan ANBK bisa dilakukan secara online dan semi-online. Pemerintah telah secara resmi menjadikan ANBK sebagai pengganti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

"Dan dalam ANBK, proses penilaian tidak sembarangan dilakukan," tegasnya.

Ada tiga instrument penilaian dari ANBK sebagai bagian dari evaluasi pemerintah sebagai bagian dari evaluasi pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, yaitu:

Pertama, Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) murid

Kedua, Survei Karakter yang mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter murid

Ketiga, Survei Lingkungan Belajar yang mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan.

"Guna melancarkan kegiatan ANBK, maka instrument penilaian ANBK harus dipahami betul. Menyikapi pentingnya pamahaman instrument penilaian ANBK, SMKN 1 Wulanggitang optimis menerapkan pelatihan dan gladi menjelang hari H, untuk mengantisipasi terjadinya misunderstanding teknis dan substansi kegiatan," jelasnya.

Baca juga: Gervasius Korban Tenggelam di Napun Gete Pakai Rakit yang Terbuat dari Bahan Ini saat Menyeberang

Kata Arkas, Proses pelaksanaan ujian berlangsung selama dua hari, terhitung mulai Rabu 31 Agustus sampai Kamis 01 September 2022. Ujian yang didampingi pengawas eksternal Sekolah itu dimulai pukul 07.30 Wita.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Wulanggitang, Drs. Yakobus Milan Dawan, kepada media TribunFlores.com, menegaskan, prosedur ANBK yang disebut pos AN di SMKN 1 Wulanggitang adalah teknis pengaturan dan penyelenggaraan juga teknis pelaksanaan Asesmen Nasional sebagai bentuk discernment dari pemerintah untuk pemetaan mutu sistem satuan pendidikan di tingkat dasar dan menengah yang melibatkan pendekatan instrument asesmen, kompetensi minimum, survei karakter dan survei lingkungan belajar.

"Demi mencapai tujuan ini, dibutuhkan partisipasi aktif dari Kepala Sekolah, Tendik, dan Peserta Didik. Kita harus serius menyikapi momentum berharga ini sebagai salah satu bentuk kepedulian SMKN 1 Wulanggitang dalam menegaskan eksistensinya sebagai sekolah yang mengedepankan mutu Pendidikan," ujar Yakobus.

Pada kesempatan lain, Koordinator Lab. SMKN 1 Wulanggitang, Ito Wolor, menyampaikan, bahwa ANBK tahun 2022 tingkat SMA/K secara nasional dijadwalkan dari tgl 29 September 2022 (terbagi dalam dua gelombang).

"Untuk SMKN 1 Wulanggitang sendiri, masuk gelombang ke dua (tgl. 31 Agustus-01 September 2022) hari pertama sesi pertama sampai sesi ke tiga secara teknis, peralatan dan jaringan dalam kondisi aman. Kendala yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran siswa/i. Ini menjadi PR untuk Lembaga ini," ungkapnya.

Menurutnya, hal yang mungkin masih menjadi pekerjaan rumah (PR) adalah pendampingan dari sekolah terkhusus partisipasi para wali kelas karena ini adalah hajatan nasional yang wajib dilaksanakan.

"Tetapi secara keseluruhan proses ANBK terjadwal berjalan dengan baik. Semua kendala bisa teratasi walau belum maksimal. Hal itu lumrah terjadi di mana-mana," terangnya.

Sedangkan, salah satu Pengawas eksternal, yang tidak mau disebutkan namanya, menyampaikan apresiasinya terhadap lembaga SMKN 1 Wulanggitang. "Sebagai pengawas eksternal saya mengucapkan terima kasih kepada panitia dan Kepala Sekolah dan semua stakeholder dalam menyukseskan kegiatan ANBK ini, tandasnya.

Terpisah, Wakasek Kurikulum SMKN 1 Wulanggitang, Ignas Koten, S. Fil., menjelaskan, total Siswa/i peserta ANBK tahun ini berjumlah 50 peserta, 45 orang di antaranya menjadi peserta prioritas ANBK dan 5 orang sebagai peserta ANBK cadangan.

Baca juga: Dukungan untuk Anak Korban Tenggelam di Napun Gete, Siswa SMPN 2 Talibura Berdoa di Rumah Korban

Menggunakan semi online dengan satu server. "Harapan saya, semoga dengan ANBK ini kita dapat mengukur kemampuan numerasi dan literasi siswa/i dan membimbing mereka untuk meningkatkan kamampuan," tandasnya.

"Sekolah harus lebih serius lagi membimbing siswa/i peserta ANBK yang diambil dari kelas XI. Selama ini kurang adanya bimbingan khusus terkait pelaksanaan ANBK padahal ANBK juga merupakan penilaian terhadap satuan pendidikan, pendidik dan sarana pendidikan," harap Ignas.

Hari pertama penyelenggaraan kegiatan ANBK SMKN 1 Wulanggitang, hadir juga ketua KORWAS Flotim, Drs. Agustinus Kumanireng. Kehadiran beliau disamping melakukan Kunjungan Dinas, juga sebagai salah satu bentuk dukungan positif terhadap kegiatan ANBK, untuk memantapkan sinergitas Lembaga SMKN 1 Wulanggitang terhadap Program Pemerintah dan Kemedikbudristek. Sekian. (Cr1).

Berita Flores Timur lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved