Harga BBM Naik

Bupati Sikka akan Tetapkan Tarif Angkutan Sementara, Robi Idong: Kami Menunggu

Hal itu dilakukan apabila dalam kurun waktu 24 jam, belum ada arahan dari Pemerintah Provinsi NTT tentang penetapan tarif angkutan umum.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/ALBERT AQUINALDO
PENJELASAN - Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo saat memberikan penjelasan kepada para sopir angkutan umum di Kabupaten Sikka yang menuntut kenaikan tarif angkutan umum pasca kenaikan BBM, Senin 5 September 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo mengatakan akan mengeluarkan tarif angkutan sementara,

Hal itu dilakukan apabila dalam kurun waktu 24 jam, belum ada arahan dari Pemerintah Provinsi NTT tentang penetapan tarif angkutan umum.

"Mudah-mudahan beberapa jam kedepan sudah ada penetapan itu dan kita langsung merubah tarif, apabila lebih dari 24 jam pemerintah provinsi belum memberikan arahan, kami akan segera mengeluarkan tarif sementara, jadi kami menunggu sampai 24 jam, kalau belum, maka kami akan lakukan diskresi," tandas Bupati Robi Idong saat audiens dengan sopir di Kota Maumere, Senin 5 September 2022.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo juga menyampaikan bahwa arahan itu berupa batas atas dan batas bawah tarif angkutan umum pasca kenaikan BBM tanggal 3 September 2022 lalu.

Baca juga: Sopir Angkutan Umum di Maumere Desak Bupati Sikka Tetapkan Tarif Angkutan Pasca Harga BBM Naik

 

Desak Tetapkan Tarif

Sebelumnya, Para sopir angkutan umum baik Angkutan Kota (Angkot) maupun Angkutan Pedesaan (Angdes) mendesak Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo untuk segera menetapkan tarif angkutan umum sementara.

AUDIENS - Para sopir angkutan umum di Kabupaten Sikka saat beraudiens dengan Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo dan pimpinan DPRD Sikka.
AUDIENS - Para sopir angkutan umum di Kabupaten Sikka saat beraudiens dengan Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo dan pimpinan DPRD Sikka. (TRIBUNFLORES.COM/ALBERT AQUINALDO)

Tuntutan para sopir angkutan umum itu disampaikan pasca kenaikan BBM tanggal 3 September 2022 kemarin.

Desakan itu disampaikan para sopir angkutan umum di Kabupaten Sikka itu di hadapan Bupati Sikka, Pimpinan DPRD Sikka, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka di Kantor DPRD Kabupaten Sikka, Senin, 5 September 2022.

"Kami minta Pa Bupati untuk tetapkan tarif angkutan yang baru karena BBM naik supaya kami di lapangan tidak berantem dengan penumpang," kata Yoris, salah satu sopir angkutan umum dihadapan Bupati Sikka, Pimpinan DPRD Kabupaten Sikka dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka.

Pada kesempatan itu, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo menyampaikan akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi NTT untuk penetapan tarif angkutan umum.

Baca juga: Sopir di Flores Timur Dilarang Naikkan Tarif Angkutan Penumpang Pasca BBM Naik Harga 

"Kami langsung berkoordinasi dengan provinsi supaya beberapa jam kedepan sudah ada tarif angkutan yang baru," ujar Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo.

Mendengar panyampaian itu, para sopir angkutan umum mendesak Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo untuk segera menetapkan tarif angkutan umum sementara sambil menunggu keputusan tarif angkutan umum dari Dinas Perhubungan Provinsi NTT.

Berita Demo lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved