Breaking News:

Berita Manggarai

Fee Proyek Sandi 50 Kg Kemiri,Polres Manggarai Klarifikasi ke Kontraktor 

Permintaan fee proyek di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Manggarai menyeret MH,istri Bupati Manggarai mulai mendapatkan titik terang.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/CHARLES ABAR
Adrianus dan Marsel Ahang memberikan keterangan kepada wartawan usai pemeriksaan di Unit Tipikor Polres Manggarai pada Rabu 7 September 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Charles Abar

TRIBUNFLORES.COM,RUTENG-Polemik dugaan permintaan fee proyek di Dinas Pekerjaan Umum (Dinas PU) Kabupaten Manggarai  menyeret  MH, istri Bupati Manggarai mulai menemukan titik terang. 

Adrianus, kontraktor asal Kecamatan Lelak  mengaku  diminta menyetor uang Rp 50 juta untuk menggaet proyek APBD II yang ramai diperbincangkan publik.

Anus, sapaanya memenuhi panggilan Polres Manggarai, Rabu 7 September 2022 didampingi kuasa hukum Marsel Nagus Ahang. Mengenakan kemeja berwarna biru, Ia  langsung disambut wartawan sebelum memasuki ruang pemeriksaan Tipikor Polres Manggarai.

Marsel Nagus Ahang menyampaikan kehadirannya untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan jual beli proyek di Manggarai yang melibatkan tenaga harian lepas (THL) berinisial RS di Dinas PU Manggarai.

Baca juga: Video Viral di Medsos, Wisatawan Terbangkan Drone di Pulau Kalong Manggarai Barat, Pius: Dilarang

"Saya selaku kuasa hukum dari Adrianus Fridus mendatangi Polres Manggarai memberi klarifikasi soal dugaan, jual beli proyek," ungkap Marsel.

Usai dilakukan pemeriksaan selama kurang lebih satu jam, kuasa hukum menyampaikan pertanyaan yang dilontarkan oleh penyidik hanya meminta klarifikasi soal kebenaran chatting-an yang beredar antara Anus dan Rio Senta.

"Tadi pemeriksaan soal chatting antara Rio Senta dengan pa Anus, jadi selama ini Pa Anus dikibuli atau ditipu oleh Rio Senta menjanjikan proyek," beber Ahang

Marsel Ahang menjelaskan, pada tanggal 14 Juni 2022 Anus menyerahkan uang kepada RS di salah satu rumah makan di Kelurahan Watu dan mengembalikan uang itu kepada Anus tanggal 13 Agustus 2022. Sementara info yang beredar bahwa penyerahan uang di Toko Monas tidak benar.

Baca juga: Kadis PU Manggarai Panggil Terduga Pelaku Minta Fee Proyek, Lambertus Bilang RS Akui Perbuatannya

"Pada tanggal 14 Juli 2022, Om Anus menyerahkan uang di Rio Senta di Warung RW watu, terus pengembalian uang tanggal 13 Agustus 2022 lewat rekening Adrianus, tidak benar bahwa penerimaan uang di Toko Monas," ungkap Marsel Ahang

Marsel menjelaskan Rio Senta hanya mencatut nama dari istri Bupati Manggarai untuk mendapatkan uang dari kontraktor Anus dengan diimingi mendapatkan proyek.

Melalui kuasa hukumnya Marsel Ahang, Anus membantah dan mengklarifikasi pada penyidik tidak benar ada praktek permintaan fee proyek di Toko Monas milik MH dengan sandi 50 kg kemiri.

"Itu tidak benar,tidak benar, karena sejauh ini belum dapat pembuktian soal chetting itu," terang Marsel Ahang 

Marsel melanjutkan bahwa keterlibatan  MH dalam kasus permintaan fee proyek ini adalah tidak benar, ini merupakan murni hanya keterlibatan RS saja.

Berita Manggarai lainnya

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved