Berita Sikka

Dimulai Bulan Oktober 2022, BPS Sikka Lakukan Registrasi Sosial Ekonomi

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sikka, Pulau Flores melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/PAULUS KEBELEN
Pembukaan Rakor pendataan awal Regsosek 2022 oleh BPS Sikka di Lantai Tiga Hotel Silvia, Kota Maumere,Pulau Flores,Selasa 20 September 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kebelen

TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE-Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sikka,  Pulau Flores  melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) tahun 2022. Regsosek akan dilaksanakan selama sebulan dimulai 15 Oktober sampai 14 November 2022.

Rakor di Lantai Tiga Hotel Silvia Maumere dibuka Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, menghadirkan narasumber Kepala Bappelitbangda Sikka, Femy Bapa, dan Kepala BPS Provinsi NTT,  Matamira Kale,dimoderatori editorial TribunFlores.com, Eugenius Mo'a.

Peserta Rakor menghadikan para camat, kepala desa,  dan sejumlah pimpinan OPD di Kabupaten Sikka.

Kepala BPS Sikka, Kristanto Setyo Utomo mengatakan, pendataan Regsosek sangat penting untuk menentukan arah kebijakan dan informasi terkini tentang satu data perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Baca juga: Pengakuan Tetangga Siswi Buang Bayi di Sikka hingga Tak Tau KKL Hamil dan Buang Bayi

Ia  mengatakan ada tiga indikator pelaksanaan kegiatan awal pendataan Regsosek, menguatkan koordinasi dan konsolidasi, menyusun rencana kerja pelaksanaan kegiatan dan sosialisasi strategi manajemen lapangan.

"Pendataan awal Regsosek perlu adanya kolaborasi pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menyiapkan pelaksanaan pendataan Regsosek pada pertengahan Oktober tahun 2022. Hal ini sangat penting sebagai langkah persiapan mengingat waktu sangat terbatas," ujarnya saat berkesempatan melaporkan kegiatan.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo mengatakan, data Regsosek BPS bersifat menyeluruh yang dapat dimanfaatkan semua isnstitusi pemerintahan.

"Ini konsep registrasi sosial ekonomi dan semuanya teringrasi. Ini nanti data yang dimanfaatkan seluruhnya," ujar Roby Idong, sapaanya.

Baca juga: Siswi Terduga Pelaku Buang Bayi di Sikka Sebut Ayah Biologis Kabur ke Kalimantan, Keluarga Kaget

Menurut dia, pendataan Regsosek sangat tepat karena menggunakan Geospasial yang dapat menunjukkan lokasi dan posisi suatu objek dalam sistem koordinat.

"Ini pendataan yang tepat karena dia menggunakan geospasial,"ucap Roby Idong.

Berita Sikka lainnya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved