Imigrasi Maumere

Pemkab Ende Dukung Pembentukan Unit Kerja Keimigrasian

Dari segi stabilitas negara UKK ini sangat penting berada di Ende karena Ende menjadi tujuan wisata prioritas setelah Labuan Bajo.

Editor: hilarius ninu
TRIBUNFLORES.COM/HO-IMIGRASI MAUMERE
PERTEMUAN-Pertemuan pembentukan Unit Kerja Keimigrasian di Ende bersama Wabup Ende, Kamis, 22 September 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Nofri Fuka

TRIBUNFLORES.COM, ENDE- Dalam rangka monitoring Persiapan Pembentukan UKK (Unit Kerja Keimigrasian) di Kabupaten Ende, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere dibawah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur, Marciana Dominika Jone mengadakan Pertemuan dengan Wakil Bupati (Wabup) Ende, Eric Rede.

Yang mana pertemuan ini menindak lanjuti laporan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere tanggal 9 September 2022 yang lalu maka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT melihat langsung sarana dan prasarana (Sarpras) yang telah dipersiapkan Pemkab Ende untuk mendukung berdirinya UKK di Ende

Kunjungan itu diterima langsung oleh Wakil Bupati Ende, Eric Rede, Asisten I Bupati Ende, Dahlan dan Kabag Hukum Kabupaten Ende, Abu Longgi dan beberapa Pejabat Eselon lainnya di ruang kerja Wakil Bupati Ende.

Wabup Eric dalam pertemuan itu menyampaikan kalau pihaknya mengucapkan terima kasih untuk pemerintah pusat dalam hal Ini kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere yang dengan semangat yang tinggi ingin membangun dan memajukan masyarakat Kabupaten Ende.

Baca juga: Stadion Rusak Akibat Ricuh Laga Perse Ende vs Perseftim, Warga Lembata Bantu Evakuasi Pemain Ende

Pembentukan UKK ini adalah langkah strategis dari Pemerintah Pusat, Kanwi NTT dan Imigrasi Kelas II TPI Maumere untuk Kabupaten Ende dalam upaya mencegah  terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan serta kejahatan dan dari segi regulasi dapat menyaring masuk keluarnya orang asing serta juga  investor asing, apalagi saat ini di Kabupaten Ende sudah ada beberapa perusahaan luar negeri.

Dari segi stabilitas negara UKK ini sangat penting berada di Ende karena Ende menjadi tujuan wisata prioritas setelah Labuan Bajo.

“Kami masih sangat membutuhkan pendampingan dan arahan serta Petunjuk dari Kanwil dan Kanim. Kami siap kerja Kolektif untuk mewujudkan UKK di Kabupaten Ende.Mal Pelayanan Publik akan segera kami launching,” kata Wabup Eric.

Sementara itu, Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM NTT, Mercy Djone mengatakan, dari segi sarpras pihaknya masih membutuhkan bantuan Pemkab Ende.

Baca juga: Siprianus Habur Unggul Perolehan Suara dalam Pemilihan Wakil Bupati Manggarai Timur

“Kalau komunikasi yang dibangun selama ini kurang lancar akan kami perbaiki. Pada prinsipnya kami sangat mendukung dan siap membantu Pemkab Ende untuk mewujudkan pengajuan pembentukan UKK dan apabila sudah siap secara sarpras. Kami juga akan siap dan pertanggung jawabkan untuk memaparkan progres ini ke Direktut Jenderal Imigrasi agar mereka dapat di pertimbangkannya namun paling tidak space yang dibutuhkan untuk mendukung sebuah UKK itu,” papar Mercy.

Ia pun mengungkapkan, pihaknya membutuhkan minimal 4 ruangan dan ruang pelayanan harus ada serta standard nya harus ada ruang ramah HAM yang akan disiapkan untuk kaum disabel dan anak-anak.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere, Eko Julianto Rachmat menegaskan, semua berkas pendukung serta master plan dan segala tahapan administrasi untuk menunjang UKK ini sudah  diserahkan ke Pemkab Ende.

“Ciptakan hubungan komunikasi dua arah yang baik dan saling kordinasi  agar semua progres yang terjadi dapat diketahui dan di laporkan karena mengingat ini merupakan kunjungan ketigadalam tiga bulan terakhir ini. Setelah kunjungan kami tanggal 7 Juli 2022 dan 9 September kemarin, hal ini menunjukan tingkat keseriusan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere untuk UKK di Kabupaten Ende,” paparnya.

Berita Ende Lainnya

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved