Berita Nagekeo

Dies Natalis ke-22 SMKN 1 Aesesa, Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja

SMKN 1 Aesesa di Nagekeo di Provinsi NTT telah menunjukan perkembangan dan kemajuan yang signifikan dalam perayaan dies natalis ke-22.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Seminar sehari memperingati HUT SMK Negeri 1 Aesesa di Nagekeo, Rabu 19 Oktober 2022.  

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Tommy Mbenu Nulangi

TRIBUNFLORES.COM, MBAY-SMKN 1 Aesesa di Nagekeo di Provinsi NTT telah menunjukan perkembangan dan kemajuan yang signifikan. Ketika didirikan sekolah vokasi tersebut hanya memiliki dua jurusan yakni pertanian dan jurusan peternakan, kini sudah memiliki 11 jurusan.

Untuk menyemarakan Dies Natalis ke-22, kepala sekolah dan dewan guru menggelar aneka kegiatan diantaranya olahraga pertandingan antar siswa, pentas seni, pentas budaya, dan seminar. Rangkaian kegiatan ditutup dengan misa dan hiburan pada  Kamis 20 Oktober 2022.

Kepala SMKN 1 Aesesa, Theresia Uta mengatakan SMK Negeri 1 Aesesa sudah mencetak lulusan-lulusan berkualitas, baik secara intelektual maupun moral yang mampu bersaing di dunia kerja serta membawa perubahan ke arah yang lebih positif bagi bangsa ini.

SMKN 1 Aesesa melahirkan lulusan siap menghadapi dunia kerja dan dunia juga usaha. Untuk itu, SMKN 1 Aesesa terus membuat kerjasama dengan dunia usaha, dunia industri, perguruan tinggi, lembaga pemerintahan, LSM hingga lembaga keuangan seperti kopdit, sebagai lahan praktek dan diklat peserta didik ketika PKL.

Baca juga: Guru dan Pelajar di Nagekeo Dapat Materi Wawasan Kebangsaan dari Satgas TMMD 115 Kodim / 1625 Ngada

Theresia berharap perayaan dies natalis HUT SMKN 1 Aesesa ke 22 ini dapat terus bergerak maju mengikuti perkembangan dan kemajuan zaman, khususnya penguasaan kompetensi keahlian peserta didik agar mampu bersaingan dan siap diterima dunia kerja dan mampu mandiri dalam kehidupan bermasyarakat," ungkap Theresia.

Dijelaskannya, salah satu tujuan pendidikan pada sekolah menengah kejuruan adalah menyiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri, dan mengisi lowongan pekerjaan yang asa di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kompetensi dan program keahlian yang dipilihnya.

"Tujuanya membawa dunia usaha atau dunia industri ke dalam model pembelajaran dan praktek dengan adanya unit-unit produksi setiap kompetensi keahlian, yang pada akhirnya menuju SMK pusat keunggulan," paparnya.

Selain pendidikan formal, bidang lainnya yang tidak kalah penting kata Theresia, adalah fasilitas penunjang untuk siswa mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler seperti kegiatan seni dan budaya (tarian, dan paduan suara), beladiri, olahraga, dan pramuka juga harus ditingkatkan.

Baca juga: TMMD Buka 10 KiIometer Jalan di Nagekeo

"Para siswa juga bisa menikmati fasilitas seperti lapangan bola kaki, volly hingga lapangan futsal yang biasa dilaksanakan setiap hari sabtu," ungkapnya.

Penguatan Budaya Kerja

Seiring berjalannya waktu, kata Theresia, SMKN 1 Aesesa akan terus berupaya melakukan pembenahan terutama berkaitan dengan penguatan budaya kerja dan etos kerja tenaga pendidik. Karena itu, peningkatan profesionalisme guru menjadi penting untuk dimiliki guru di sebuah lembaga pendidikan guna menjawab tuntutan zaman.

Sebab, guru semestinya memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi profesional agar para pendidik diingatkan kembali untuk merefleksi budaya kerja dalam kaitan dengan peningkatkan kapasitas dan kompetensi diri dalam menyiapkan peserta didik.

Oleh sebab itu, Theresia melihat, momentum HUT ke-22 ini menjadi satu momen yang tepat guna membedah persoalan melalui satu forum seminar sehari dengan tema "Meningkatkan Profesionalisme Guru dalam Mewujudkan Generasi Emas Berkarakter".

Baca juga: Prajurit TNI Siapkan Fasilitas Pendukung Jelang Pembukaan Kegiatan TMMD ke 115 di Nagekeo

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved