Berita NTT
Air Mata Kontingen Pesparani Maluku Tumpah di Tanah Timor
Ketua Kontingen Pesparani Provinsi Maluku, RD.Bery Rahawarin,mengungkapkan kekagumanan menyaksikan partisipasi umat Katolik dan lintas agama di Kupang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/KONTINGEN-MALUKU.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Oby Lewanmeru
TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - "Setelah beberapa hari pelaksanaan Pesparani Nasional II tabun 2022 di Kota Kupang ini, saya bilang (katakan) kepada semua peserta dari Maluku dan teman-teman kontingen lain bahwa partisipasi umat yang paling baik ada di Kupang. Kondisi inilah buat air mata kami kontingen dari Maluku tumpah (jatuh) di Kupang tanah Timor ini,".
Hal ini disampaikan official kontingen Pesparani Nasional II Provinsi Maluku, RD. Bery Rahawarin, Selasa 1 November 2022. Romo Bery menilai partisipasi itu ditunjukkan oleh tian rumah NTT, yang mana partisipasi aktif dari umat dari Keuskupan Agung Kupang (KAK) dan juga seluruh umat beragama yang ada.
"Jadi, terus terang saya sampaikan berulang bahwa nilai partisipasi paling bagus di Kupang. Saya bilang lagi ini kalau kami di Maluku mungkin tidak bisa, karena kami umat sedikit. Kondisi ini sangat buat kami terharu dan air mata kami tumpah," katanya.
Romo Bery mengakui keramahan petugas LO maupun organisasi perangkat daerah (OPD) yang ditugaskan menjemput kontingen Maluku.
Baca juga: Jakarta Tuan Rumah Pesparani Nasional III
"Semua petugas LO dan OPD ,mereka semua sangat bantu kami, ketika kami diterima , selalu siap dampingi karena Kota Kupang luas, jadi kami kenal beberapa tempat dari para LO dan OPD yang dampingi kami," katanya.
Dikatakan, dalam semangat kebersamaan itu ada toleransi, umat beragama, sehingga Kontingen Pesparani Nasional asal Maluku melihat nilai paling besar terjadi ketika bada kekurangan, maka umat beragama yang membantu.
"Di balik sindiran yang terjadi saat acara penutupan, kami belajar satu hal, bahwa umat beragama ikut partisipasi," katanya.
Soal Maluku yang berhasil juara umum, Romo Bery mengatakan, juara yang diraih itu berkat dukungan dan kerjasama semua pihak, terutama dukungan Pemerintah Maluku dan jajaran.
Baca juga: Pesparani Nasional 2022, Kontingen Maluku Juara Umum Raih 5 Emas, Berikut Daftar Para Juaranya
"Pertama kami senang, seluruh di Provinsi Maluku senang, saya bangun pagi balas WA semua daeii Ambon.
Itu semua menyatakan kegembiraan. Kami juga Bersyukur kepada Tuhan karena ini berasal dari Tuhan.
Kami juga berterima kasih kepada leluhur yang sudah menerima talenta yang mewariskan ke anak cucu," ujarnya.
Dikatakan, falsafah orang Maluku bahwa menyembah Tuhan dan menghormati leluhur.
"Kami sadari hasil ini tidak datang tiba-tiba, tapi perjuangan lama dan melibatkan banyak orang. Waktu Pesparani Nasional I di Ambon, saya katakan kepada Pak Sekda kami belum berhasil , walaupun kita sukses pertanggung jawaban administrasi tapi belum sukses kegiatan. Ketika Pesparani Nasional II di Kupang ini, kami juara, saya katakan kami bayar utang atau utang baru saja terbayar," ujarnya.
Untuk diketahui, Pesparani Nasional II Tahun 2022 di Kota Kupang, NTT, Provinsi Maluku keluar sebagai juara umum. Provinsi Maluku juga adalah tuan rumah Pesparani Nasional I tahun 2018 lalu. *