Berita Nagekeo
Kasi Ter Korem Kupang Pimpin Acara Penutupan TMMD di Nagekeo, TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI
TMMD Nagekeo, Program TMMD ini dapat meningkatkan kesejateraan masyarakat dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat tercapai dengan baik.
TRIBUNFLORES.COM, MBAY - Kasi Ter Korem 161/WS Kupang, Kolonel Kav Jefri Marsono Hanok memimpin acara penutupan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke - 115 TA. 2022 di Desa Bidoa Kecamatan Nangaroro Kabupaten Nagekeo.
Sebelum acara penuputupan dilaksanakan upacara penutupan dengan mengusung tema, TMMD Dedikaasi Terbaik Membangun NKRI bertempat dilapangan Aegela jalan Aegela - Mbay Desa Bidoa, Rabu 9 November 2022.
Kolonel Kav. Jefri Marsono Hanok dalam sambutannya membacakan sambutan Kodam IX/Udayana, Mayor Jenderal Sonny Aprianto,SE,MM, selaku pengendalian kegiatan Operasi TMMD yang ke - 115 TA. 2022.
Ia menyebutkan perlu kita ketahui bersama, bahwa TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK).
Baca juga: Sapaan dan Tarian Adat Nagekeo Sambut Aster Kasad Mayjend TNI Karmin saat Tinjau TMMD di Desa Bidoa
Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya. Prioritas dari program TMMD adalah daerah pedesaan yang tergolong sebagai daerah, terpencil/terisolir, perbatasan/pulau pulau kecil terluar, daerah kumuh perkotaan serta daerah yang terkena bencana.
Ia menegaskan program TMMD merupakan salah satu upaya untuk memberdayakan masyarakat dan desa dengan membangun/merehabilitasi sarana/prasarana wilayah serta fasilitas sosial/umum yang secara langsung dapat menyentuh kepentingan masyarakat.
Di samping itu Program TMMD juga untuk membantu pemerintah memberdayakan wilayah serta meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah untuk mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
"Apa yang saya sampaikan sesuai dengan tema yang diangkat pada TMMD Ke-115, yaitu "TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI,"ujarnya.
Ia menerangkan kegiatan TMMD yang diselenggarakan selama 1 (satu) bulan mulai tanggal 11 Oktober sampai dengan 9 November 2022 ini melibatkan semua komponen bangsa serta menurunkan 600 Prajurit TNI yang tersebar di 4 Kabupaten/Kota se Bali-Nusra.
Baca juga: Penjabat Bupati Flores Timur dan Danlanal Maumere Tandatangan Berita Acara Hibah Tanah Bagi TNI AL
Kegiatan ini diharapkan dapat menggelorakan kembali semangat gotong royong dan sebagai momentum untuk berpartisipasi dalam membantu pemerintah memutus rantai penyebarar Covid-19 yang sampai saat ini masih kita rasakan dampaknya.
Ia mengatakan berbagai sasaran kegiatan yang telah dilaksanakan dalam TMMD Ke-115 TA 2022 terdiri dari sasaran fisik dan non fisik. Sasaran fisik yaitu pembangunan infrastruktur baik fasilitas umum maupun sosial.

Sedangkan sasaran non fisik berupa kegiatan penyuluhan/sosialisasi berbagai materi yang dibutuhkan oleh masyarakat
"Pada kesempatan ini, Pangdam IX/Udayana Pengendali Kegiatan Operasional TMMD selaku Pengendali mengucapkan terima kasih kepada Pemda. Prajurit TNI dan Polri serta seluruh masyarakat yang turut berpartisipasi menyukseskan kegiatan TMMD ini Selanjutnya, mewakili seluruh Prajurit TNI dan Polri, saya menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan TMMD ada tutur kata, tindakan maupun perbuatan prajurit yang kurang berkenan di hati masyarakat,"ujarnya.
Ia menyampaikan beberapa penekanan yang perlu diperhatikan setelah pelaksanaan TMMD ini agar menjadi perhatian bersama, yaitu.