Berita Ende

KPUD Ende Usul Tiga Rancangan Dapil dan Alokasi Kursi Pemilu 2024

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Ende mengusulkan tiga rancangan daerah pemilihan (Dapil) dengan alokasi kursi setiap Dapil ke KPU RI.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Sosialisasi Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penetapan Dapil dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Ende Pemilu 2024 di Aula Bina Kerahiman Ilahi, Kamis 24 November 2022.  

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Tommy Mbenu Nulangi

TRIBUNFLORES.COM, ENDE-Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Ende mengusulkan tiga rancangan daerah pemilihan (Dapil) dengan alokasi kursi pada masing-masing Dapil kepada KPU RI.

Selain diusulkan ke KPU RI, KPUD Kabupaten Ende juga menyampaikan tiga rancangan Dapil tersebut dalam  sosialisasi Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2022 Tentang Penetapan Dapil dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Ende Pemilu 2024 di Aula Bina Kerahiman Ilahi, Kamis 24 November 2022.

Anggota KPUD Ende, Frans Lothar Piara mengatakan rancangan pertama Dapil yang diusulkan diantaranya Dapil satu terdiri dari Kecamatan Ende Selatan, Ende Utara, Ende Tengah  dan Kecamatan Ende Timur dengan alokasi kursi sembilan kursi.

Dapil dua meliputi Kecamatan Nangapanda, Pulau Ende, Ende dan Maukaro dengan alokasi enam  kursi. Dapil tiga Kecamatan Wewaria, Maurole, Kotabaru, Detukeli  dan Lepembusu Kelisoke dengan alokasi enam kursi. Dapil empat yakni Kecamatan Ndona, Detusoko, Wolowaru, Wolojita, Lio Timur, Kelimutu, Ndona Timur, dan Ndori dengan alokasi sembilan kursi.

Baca juga: 235 Mahasiswa STPM Santa Ursula Ende Jalani Wisuda

Rancangan pertama ini sama dengan ancangan Dapil Pemilu 2019.  Namun ada penambahan satu kursi di Dapil empat yang sebelumnya hanya delapan  kursi menjadi sembiilan kursi,  dan  menurun  satu kursi pada Dapil satu pada Pemilu sebelumnya 10 kursi menjadi hanya sembilan  kursi.

Rancangan kedua, dapil satu yang diusulkan terdiri dari Kecamatan Ende Selatan, Ende Utara, Ende Tengah, Ende Timur dengan alokasi kursi sebanyak 9 kursi. Dapil dua yakni Kecamatan Nangapanda, Pulau Ende, Ende, dan Maukaro dengan alokasi 6 kursi, dapil tiga Kecamatan Detusoko, Wewaria, Maurole, Kotabaru, Detukeli, dan Lepembusu Kelisoke dengan alokasi 6 kursi, dapil empat yakni Kecamatan Ndona, Wolowaru, Wolojita, Lio Timur, Kelimutu, Ndona Timur, dan Ndori dengan alokasi 9 kursi.

Pemetaan dapil pada rancangan kedua ini mirip dengan rancangan pertama namun Kecamatan Detusoko yang sebelumnya berada di dapil empat kemudian dipindahkan ke dapil tiga dengan alokasi kursi di dapil tiga tetap enam kursi dan dapil empat tetap sembilan kursi.

Untuk rancangan ketiga KPUD mengusulkan lima dapil. Dapil satu terdiri dari Kecamatan Ende Tengah dan Ende Timur dengan alokasi 5 kursi, dapil dua Kecamatan Ende Selatan dan Ende Utara dengan alokasi 5 kursi. Dapil tiga Kecamatan Nangapanda, Pulau Ende, Ende, dan Maukaro dengan alokasi 6 kursi, dapil empat Kecamatan Detusoko, Wewaria, Maurole, Kotabaru, Detukeli, dan Lepembusu Kelisoke dengan alokasi 7 kursi, dapil lima yakni Kecamatan Ndona, Wolowaru, Wolojita, Lio Timur, Kelimutu, Ndona Timur, dan Ndori dengan alokasi 7 kursi.

Baca juga: Dukcapil Ende Lakukan Jemput Bola dalam Layanan Administrasi Kependudukan di Kota Baru

Frans menambahkan bahwa, rancangan dapil yang diusulkan oleh KPUD Ende tersebut masih merupakan informasi awal yang disosialisasikan kepada peserta pemilu dan masyarakat umum untuk selanjutnya akan dibahas lagi bersama dengan para pihak dalam kegiatan uji publik.

Untuk itu, berbagai tanggapan dan masukan dari masyarakat terkait dengan rancangan tersebut nantinya langsung disampaikan secara tertulis kepada KPUD Ende yang nantinya akan digunakan sebagai lampiran untuk disampaikan kepada KPU RI. *

Berita Ende lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved