Berita NTT
Sekelompok OTK Lempari Rumah Warga di Alor, Kaca Rumah Hancur
"Rumah saya dirusak orang tak dikenal, setelah saya laporkan Bupati Alor ke Polda NTT," ungkap Sius, saat menghubungi Kompas.com, Kamis (8/12/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Rumah-milik-Sius-Djobo-di-Jembatan-Hitam-Alor.jpg)
Amon dilaporkan ke Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) NTT karena dituding merusak hutan mangrove di pesisir Pantai Aikoli, Kecamatan Teluk Mutiara, Alor.
"Saya sudah laporkan ke Polda kemarin siang. Lapornya itu, saya masukkan dokumen di ruangan Setum Polda NTT. Jadi laporan pengaduan secara tertulis kepada Bapak Kapolda," ujar Sius kepada Kompas.com, Rabu (7/12/2022) malam.
Menurut Sius, saat melapor ke Polda NTT, dia membawa sejumlah bukti kuat soal perusakan mangrove.
Dihubungi terpisah, Bupati Alor Amon Djobo mengakui Sius Djobo adalah ponakan kandungnya.
Namun, Amon menyebut keponakannya itu dalam kondisi tidak waras.
"Yang lapor saya ini orang gila, karena data dukungnya tidak ada, tapi malah laporkan saya ke polisi," tegas Amon.
Menurut Amon, keponakannya itu kerap membawa namanya sebagai bupati untuk mengintimidasi dan memeras orang, terutama terkait proyek pembangunan di Alor.
"Proyek-proyek dia jual nama Amon Djobo dan minta uang, makanya saya marah keluarga itu. Tinggal lagi di rumah saya. Di sini dia ancam orang yang kerja proyek," ungkap Amon. (Kompas.Com).
Amon menuding, laporan Sius karena motif sakit hati.