Berita Sikka

Ketua DPRD Sikka Minta Pemerintah Tuntaskan Proyek Pinjaman Tepat Waktu

Ketua DPRD Sikka, Donatus David meminta Pemkab Sikka segera menuntaskan pengerjaan proyek-proyek yang bersumber dari dana pinjaman daerah.

Editor: Hilarius Ninu
TRIBUNFLORES.COM/HO-IST
KETUA DPRD SIKKA, DONATUS DAVID, S.H 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Aris Ninu

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Ketua DPRD Sikka, Donatus David meminta Pemkab Sikka segera menuntaskan pengerjaan proyek-proyek yang bersumber dari dana pinjaman daerah. Dengan begitu, masyarakat juga akan segera menikmati manfaat dari proyek tersebut.

Selain proyek yang bersumber dari Pinjaman Daerah, Donatus David juga meminta Pemkab Sikka menuntaskan proyek-proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Sikka tahun 2022.

"Kami minta supaya pemerintah bisa kontrol setiap pekerjaan yang bersumber dari pinjaman daerah dan dari APBD tahun 2022. Sekarang sudah mendekati penghujung tahun. jadi kami minta semua proyek segera selesai supaya warga juga bisa nikmati hasilnya," ungkap Donatus saat dihubungi TRIBUNFLORES.COM di Maumere, Jumat, 16 Desember 2022 pagi.

Masih menurut Donatus, proyek-proyek yang bersumber dari pinjaman daerah ini dikhususkan bagi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sehingga, langsung menyentuh masyarakat. Karena itu, pengerjaannya harus tepat waktu demi mencapai asas manfaatnya.

 

 

Baca juga: Ketua DPRD Sikka : Agenda Kami Jaring Asmara Selama Satu Minggu


Politisi PDI Perjuangan ini mengaku, dirinya telah meninjau beberapa proyek yang sedang berjalan di Kabupaten Sikka dan mendapati ada proyek fisik yang masih terbengkalai. Karena itu, ia mendorong pemerintah untuk lebih tegas bagi kontraktor pelaksana sehingga bisa diselesaikan tepat waktu.

"Kami sudah tinjau beberapa proyek di beberapa kampung. Kami dapati ada proyek-proyek yang belum beres. Ini kan untuk pemulihan ekonomi warga setelah dihantam pandemi Covid-19. jadi kerja mesti tepat waktu," kata Donatus.


Tak hanya mendorong agar pengerjaan proyek tepat waktu, Donatus juga berharap agar semua proyek yang dikerjakan pada tahun 2022 ini dikerjakan dengan memperhatikan kualitasnya sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka waktu yang lama.

"Kami juga minta pemerintah untuk awasi semua proyek yang ada. Jangan sampai ada yang kerja asal-asalan saja sehingga kualitasnya terabaikan. kita tidak mau misalnya jalan yang dikerjakan umurnya hanya beberapa bulan saja kemudian langsung rusak. Yang rugi ya masyarakat sendiri. Ini kan tidak boleh terjadi," tegas Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka ini.

Baca juga: Hasil PTS Peningkatan Kompetensi Pedagogik di SMPN Satap Nonggu Manggarai Timur

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Sikka mendapat pinjaman dari PT.SMI sebesar Rp. 216.254.813. Pinjaman ini dialokasikan untuk 148 proyek pembangunan yang bertujuan untuk mendekatkan pelayanan bagi masyarakat dan untuk pemulihan ekonomi.

Dana pinjaman akan dimanfaatkan untuk pembangunan sarana dan prasarana kesehatan senilai Rp 38.593.245.000.- antara lain pembangunan fisik Rumah Sakit Pratama, pembangunan pustu plus dan rehap pustu, penyediaan sarana dan prasarana untuk pelayanan rujukan hingga penyediaan sarana dan prasarana lainnya.

Selain itu juga untuk pembangunan infrastruktur jalan senilai Rp.118.284.120.000.- yang mana digunakan untuk penyediaan akses jalan sepanjang 149,04 KM tersebar di 21 Kecamatan melewati 147 desa dan 13 kelurahan.

Dana pinjaman daerah ini juga akan dimanfaatkan untuk pembangunan 50 jaringan air minum bersih dengan cakupan sepanjang 101.680 meter dengan sambungan rumah sebanyak 6.830 sambungan serta pembangunan 9 sumur bor, 6 bak penampung dan 3 unit mesin.

Dan yang terakhir digunakan untuk perencanaan dan pengawasan senilai Rp.6.325.000.000.(ris)

Berita Sikka Lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved