Renungan Katolik
Renungan Harian Katolik Rabu 21 Desember 2022, Menyambut Kedatangan Sang Juru Selamat Dunia
Renungan Harian Katolik Rabu 21 Desember 2022.Tema renungan harian katolik hari rabu yaitu Menyambut Kedatangan Tuhan Sang Juru Selamat Dunia.
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak Renungan Harian Katolik Rabu 21 Desember 2022.
Tema renungan harian katolik hari rabu yaitu Menyambut Kedatangan Tuhan Sang Juru Selamat Dunia.
Renungan harian katolik Rabu ini berpedoman pada bacaan suci katolik.
Baca juga: Bacaan Injil Katolik Rabu 21 Desember 2022 Lengkap Mazmur Tanggapan
Seorang penguasaha makanan mensyukuri berkat Tuhan yang selalu melimpah padanya. Ia yakin dan percaya bahwa kesuksesan yang ia alami saat ini adalah sepenuhnya karena berkat Tuhan. Usahanya dari yang kecil sekarang sudah menjadi semakin besar.
Dari yang pelanggannya sedikit, sekarang sudah menjadi banyak. Pilihan tempat yang sebenarnya tidak disengaja, justru menjadi tempat yang strategis untuk usahanya. Semuanya dipandang menjadi sebuah berkat.
Tetapi ketika ditanya bagaimana itu terjadi, ia tidak mampu menjelaskan. Ia hanya mampu berkata ‘pokoknya ini berkat dari Tuhan’. Maka tindakannya selanjutnya adalah membagi berkat itu pada orang lain.
Bagi orang percaya, banyak hal terjadi atau tidak terjadi karena ada campur tangan Tuhan. Ia sungguh yakin bahwa Tuhan selalu hadir dan mendampingi. Gerakan sekecil apapun dilihat dalam terang iman.
Sementara bagi orang yang tidak percaya, mukjizat sebesar apapun tidak pernah dilihat dalam kerangka iman, Tuhan yang menyertai. Usaha yang sukses dan berhasil lebih banyak dilihat dalam kerangka managemen yang baik dan usaha sendiri yang keras.
Dalam bacaan injil hari ini, kita disuguhkan dengan dua tokoh besar dalam beriman, Maria dan Elisabeth. Mereka adalah orang-orang beriman yang mampu mengerti gerakan sekecil apapun dalam terang iman.
Iman itulah yang akhirnya menjadikan perjumpaan mereka sebagai perjumpaan yang membawa berkat. Berkat itu tidak hanya bagi mereka berdua, tetapi anak yang dirahim Elisabeth pun merasakan kehangatan iman dari sapaan Maria.
Baca juga: Kalender Liturgi Katolik Rabu 21 Desember 2022 Lengkap Injil Katolik dan Mazmur Tanggapan
Kedua perempuan ini menjadi teladan dalam beriman karena buah kandungan yang mereka miliki. Dua tokoh besar sedang hadir dalam rahim mereka, dua tokoh yang akan membawa tahun rahmat Tuhan dalam diri manusia. Tanpa dua tokoh besar itu, kedua perempuan ini tidak berarti banyak.
Maria dan Elisabeth menjadi teladan bagi kita saat ini. Mereka sebagai orang yang mendengarkan dan melaksanakan sabda Tuhan mempunyai hidup yang diberkati. Mereka sama-sama tidak mengerti persis apa yang terjadi, tetapi mereka mengamini dengan iman. Pertemuan mereka menjadi pertemuan yang saling meneguhkan, saling memberkati.
Maka sebagai orang beriman, kita juga diajak untuk saling bertemu, saling meneguhkan, dan akhirnya saling memberkati dengan perkataan dan perbuatan kita. Diri kita masing-masing sudah ‘membawa’ berkat Tuhan karena rahmbat baptisan.
Berkat itu pula yang seharusnya kita sampaikan kepada orang-orang yang kita jumpai. Mari meneladan Maria dan Elisabeth supaya hidup kita menjadi hidup yang semakin terberkati.