Berita Sikka
Bupati Sikka Lantik Tiga Kepala Dinas dan Satu Staf Ahli Bupati
Bupati Sikka,Fransiskus Roberto Diogo melantik dan mengambil sumpah jabatan empat pejabat tinggi pratama,Rabu 29 Desember 2022.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/PELANTIKAN-PEJABAT-PRATAMA-SIKKA.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Kristin Adal
TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE-Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo melantik dan mengambil sumpah jabatan empat pejabat tinggi pratama, Rabu 29 Desember 2022 di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Sikka.
Keempat pejabat terebut yakni Awales Syukur menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. Akalinus, dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Ambrosius Peter menempati posisi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, dan Valerianus Samador menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Pelantikan itu berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sikka Nomor BKDPSDM 812.1.12/132/ XI / 2022 tanggal 27 Desember 2022 tentang pemberhentian pegawai negeri sipil dari jabatan adminstrator dan pengangkatan pegawai negeri sipil dalam jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sikka.
Para pejabat tinggi pratama telah lolos seleksi tim panitia seleksi (Pansel) berdasarkan surat rekomendasi
Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor B-4158/JP.00.00/12/2022 tanggal 23 Desember 2022 hal rekomendasi hasil seleksi terbuka JPT Pratama.
Usai pelantikan dan pengambilan sumpah, dilanjutkan pembacaan pakta integritas yang ditulis oleh empat penjabat tinggi pratama dan pendantanganan kontrak kerja di hadapan Bupati Sikka.
Baca juga: Beri Jaminan Kesehatan, Bupati Sikka dan Kepala BPJS Kesehatan Tandatangan PKS
Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo mengucapkan terima kasih kepada tim pantia seleksi pejabat tinggi pratama yang bergerak dan bekerja cepat.
"Terima kasih kepada semua peserta yang telah mengikuti seleksi. Semua ada kesempatannya masing-masing. Terima kasih untuk panitia seleksi yang bergerak cepat dalam menentukan penjabat yang lolos," kata Bupati Sikka.
Ia menghimbau kepada para pejabat terlantik ini untuk bekerja cerdas dan cepat mengambil keputusan. Menurutnya para pejabat harus menjiwai setiap regulasi yang ada sehingga tidak lamban dalam mengambil keputusan.
"Harusnya regulasi yang ada menjadi makan minum kita. Tidak ada kata terlambat dalam penentuan keputusan. Kalau penjabat lamban kasihan masyarakat yang menderita," ujarnya.
Baca juga: Data Layanan Jaminan Kesehatan di Sikka Tidak Diupdate Selama 20 Tahun
Bupati Sikka juga menegaskan bahwa pejabat harus kaya, tetapi bukan karena hasil korupsi uang negara. Ia mendorong para pejabat harus mendapatkan 'passive income' sendiri.
Hadir dalam acara pelantikan ini pimpinan OPD, tim panitia seleksi, pendamping rohani dan keluarga empat penjabat tinggi pratama terlantik.*