Gelombang Tinggi
Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Landa Reo Manggarai
-Cuaca ekstrim berupa gelombang tinggi dan gelombang pasang terjadi di wilayah pesisir pantai utara (Pantura) Kabupaten Manggarai.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Gelombang-tinggi-di-Reo.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, RUTENG-Cuaca ekstrim berupa gelombang tinggi dan gelombang pasang terjadi di wilayah pesisir pantai utara (Pantura) Kabupaten Manggarai khususnya di Nanga Banda, Reo, Kecamatan Reok.
Akibat gelombang pasang, pantai Nanga Banda yang merupakan salah satu obyek wisata berpasir putih ini dilaporkan porakporanda.
Warga Reo selaku Wakil Ketua Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) Taufiq Hidayat, menyampaikan itu kepada TRIBUNFLORES.COM, Minggu 1 Januari 2022.
Hidayat mengatakan, cuaca ekstrem berupa gelombang tinggi dan gelombang pasang di wilayah Pantura Reo berlangsung sejak tanggal 24 Desember 2022 kemarin. Dan kini berangsur membaik.
Baca juga: Potensi Cuaca Ekstrem Periode Tahun Baru 2023, NTT Siaga, Hujan Lebat hingga Gelombang Tinggi
"Memang gelombang tinggi yang paling ekstrim itu tanggal 24 Desember malam sekitar pukul 23.00 Wita. Sekarang memang tidak terlalu ekstrim, tapi gelombang masih," ujarnya.
Hidayat juga mengatakan, bukan hanya gelombang tinggi, hingga saat ini wilayah Reok juga masih dilanda angin kencang.
Dikatakan Hidayat meskipun dilanda gelombang tinggi dan angin kencang hingga saat ini tidak ada kerusakan baik rumah maupun lainnya milik masyarakat.
Hidayat juga mengatakan, akibat gelombang tinggi dan angin kencang ini wilayah pesisir pantai Nanga Banda porakporanda. Sampah-sampah menumpuk dan bertebaran di sepanjang pantai Nanga Banda.
Selain itu sejumlah wahana rekreasi juga mengalami kerusakan dan banyak pohon mangrove tumbang di lokasi Kampung Wisata Nanga Banda. (rob)
Berita Manggarai Lainnya