Rabu, 29 April 2026

Berita Manggarai Timur

Theresia Wisang Agas Dinobatkan Jadi Bunda Dashat Manggarai Timur

Theresia Wisang dinobatkan sebagai Bunda Dashat dengan ditandai penyematan selempang Bunda Dashat.

Tayang:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Theresia Wisang Agas Dinobatkan Jadi Bunda Dashat Manggarai Timur
TRIBUNFLORES.COM/ROBERT ROPO
PENGUKUHAN - Pengukuhan Bunda Dashat kepada Ketua TP-PKK Kabupaten Manggarai Timur, Theresia Wisang Agas. Gambar diambil, Senin 13 Februari 2023. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG - Ketua TP-PKK Kabupaten Manggarai Timur Theresia Wisang Agas dinobatkan sebagai Bunda Dapur Sehat Atasi Stunting atau Dashat.

Theresia Wisang dinobatkan sebagai Bunda Dashat dengan ditandai penyematan selempang Bunda Dashat.

Theresia juga mencanangkan Bunda Dashat yang berlangsung di Aula Kantor Desa Satar Tesem, Kampung Moncok, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Rabu 13 Februari 2023.

Pencanangan Bunda Dashat ini ditandai dengan pembukaan tirai penutup papan nama Bunda Dashat yang dilakukan oleh Ketua TP-PKK selaku Bunda Dashat, Theresia Wisang Agas.

Baca juga: Bupati Agas Kagum, Sunset in The Sky Dampek Manggarai Timur Bisa Jadi Alternatif Dikunjungi Tamu G20

 

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Jefrin Haryanto bersama para Kepala Bidang dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Manggarai Timur bersama Tim PLKB, Tim Gizi.

Selain itu Kepala Desa (Kades) Satar Tesem, Hendrikus Bagung, Kades Leong, Gaspar Mbolong Nagang, dan Perwakilan dari Pemerintah Desa (Pemdes) Melo, Aprilus Supriadi Hamat, Satgas Stunting Provinsi NTT, Adisma Kristoforus, dan tokoh masyarakat setempat.

Selain Launching Bunda Dashat, Theresia juga secara simbolis bersama para pegawai
DP2KBP3A selalu orang tua asuh memberikan kado dan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi 5 orang Balita Stunting di Desa Satar Tesem. Selain itu juga dalam kegiatan itu juga dilakukan Demo memasak makanan yang sehat dan bergizi oleh Tim Gizi dari DP2KBP3A.

Theresia Wisang Agas dalam kesempatan itu menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan atas dinobatkan sebagai Bunda Dashat. Ia berjanji tanggungjawab itu akan ia jalani dengan baik seumur hidupnya.

Meski demikian, ia meminta kepada semua pihak baik Pemerintah Daerah melalui Dinas-Dinas Teknis, Pemerintah Desa, Orang Tua dan semua pihak untuk berkolaborasi untuk menjalankan program tersebut secara bersama sehingga angka stunting dapat berkurang.

Menurut Theresia, dicanangkan Dapur Sehat Atasi Stunting atau Dashat ini, tentu sumbernya dari dapur yang sehat sebagai tempat mengolah makanan yang sehat, juga berpikir dan bertindak serta berperilaku yang sehat.

"Kalau kita mau dapur kita sehat maka segala sumber itu harus sehat dimulai dari berpikir yang sehat dan bertindak yang sehat dengan mulai merencanakan program anak salah satunya contoh dari segi waktu kita mau merencanakan waktu jaraknya dan berpikir merencanakan makanan yang diberikan kepada anak, istri yang hamil yang sehat," ujarnya.

Dengan demikian, sumber pangan itu juga harus sehat sehingga yang perlu diperhatikan mulai dari penyiapan tanaman sebagai sumber makanan yang sehat mulai dari hulu sampai hilir dengan menyiapkan bibit yang unggul dan menggunakan pupuk organik tanpa menggunakan bahan-bahan kimia atau peptisida.

Theresia juga meminta kepada dinas terkait melalui petugas gizi untuk memberikan pelatihan tentang bagaimana mengolah pangan yang baik agar nilai gizinya tetap terjaga. Selain itu kepada kader Posyandu dan penyuluh KB agar tidak bosan-bosan untuk mengingatkan kepada orang tua Balita agar rutin mengikuti Posyandu.

Dengan demikian, Theresia juga meminta kesiapan dari orang tua Balita dan peserta yang hadir untuk bertani secara organik. Selain itu ia juga meminta kepada orang tua Balita untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan membudidayakan sayur-sayuran organik, membudidayakan ikan air tawar dan lain sebagainya.

Theresia juga meminta agar hindari makanan untuk jajan anak dengan kaya akan penyedap rasa karena hal itu mempengaruhi nafsu makan anak berkurang. Manfaatkan jajan anak dengan membuat olahan kue dari pangan lokal yang sederhana namun menarik untuk dimakan anak-anak.

Menurut Theresia, jika hal-hal tersebut dijalankan dengan baik, maka program Dashat itu tidak hanya sekedar wacana. Kasus stunting juga bisa ditekan.

"Saya harap kali ini dengan Dashat ini tidak boleh hanya sekedar wacana dan jika kita jalankan dengan baik program ini, maka akan terbukti angka stunting kita turun dari 9,6 persen. Kalau tidak turun berarti Dashat hanya sekedar wacana," Ujarnya.

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Manggarai Timur, Jefrin Haryanto menjelaskan, penugasan BKKBN menjadi Ketua Pelaksana Program Percepatan Penurunan Stunting oleh Presiden Joko widodo sejak tanggal 25 Januari 2021. Karena itu, di lini lapangan BKKBN menggunakan pendekatan konvergenitas dan partisipatif.

Salah satu bentuk intervensi stunting adalah pemberian makan gizi seimbang bagi keluarga resiko stunting dengan optimalisasi bahan pangan lokal dalam kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting atau Dashat di Kampung Keluarga Berkualitas.

Di Manggarai Timur, terang Jefrin, pihaknya akan melakukan program Dashat itu di 53 Kampung KB.

"Hari ini kita mulai di 3 Kampung KB, yaitu Desa Satar Tesem, Desa Leong dan Desa Melo di Kecamatan Lamba Leda Selatam. Kita mengukuhkan Ibu Theresia Wisang sebagai Bunda Dashat. Kita berharap semua akan bergerak sampai lini terdepan, bahkan sampai ke tingkat RW,"terang Jefrin

Jefrin juga menerangkan adapun kegiatan program Dashat di Kampung KB yakni sediakan pangan sehat dan bergizi. Membentuk kelompok usaha keluarga/masyarakat lokal yang berkelanjutan.

Peningkatan keterampilan kelompok usaha keluarga/masyarakat. Mengolah, mendidtribusikan dan pasarkan makanan bergizi seimbang.

Berdayakan ekonomi masyarakat berbasis sumber pangan lokal. Dan KIE gizi dan pelatihan kepada keluarga risiko stunting.

Jefri juga mengatakan, pada kesempatan itu juga DP2KBP3A memulai program orang tua asuh bagi anak stunting di Satar Tesem. Seluruh Pegawai DP2KBP3A harus menjadi orang tua asuh bagi anak-anak stunting.

"Hari ini sudah dimulai dengan level pimpinan dan selanjutnya akan diiikuti oleh semua pegawai di DP2KBP3A,"tutupnya. (rob)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved