Hari Rabu Abu
Hari Rabu Abu: Warna Liturgi, Tahun Liturgi, Perayaan dan Referensi Kitab Suci
Perayaan Hari Rabu Abu lengkap dengan warna liturgi, Tahun Liturgi dan Referensi kitab suci yang biasa digunakan dalam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Hari-Rabu-Abu-gambar.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Sahabat Tribuners simaklah Perayaan Hari Rabu Abu lengkap dengan warna liturgi, Tahun Liturgi dan Referensi kitab suci yang biasa digunakan dalam misa.
Perayaan Hari Rabu Abu lengkap dengan warna liturgi, Tahun Liturgi dan Referensi kitab suci yang biasa digunakan dalam misa dilansir dari Gramedia.com.
Perayaan Hari Rabu Abu lengkap dengan warna liturgi, Tahun Liturgi dan Referensi kitab suci yang biasa digunakan dalam misa dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi umat Katolik dimana saja berada.
Simak lengkapnya, Perayaan Hari Rabu Abu lengkap dengan warna liturgi, Tahun Liturgi dan Referensi kitab suci yang biasa digunakan dalam misa.
Baca juga: Mengenal Sejarah Hari Rabu Abu, Ritus Perayaan dalam Agama Katolik
Untuk Warna Liturgi Hari Rabu Abu: Warna Ungu. Hari Rabu Abu merupakan tipe hari raya: Berpuasa dan berpantang.
Sedangkan Tahun Liturgi: Hari Pertama Masa Prapaskah (Kalender Gereja Katolik Roma)
Durasi waktu perayaan Hari Rabu adalah sekitar Satu Hari
Perayaan/Simbolisasinya: Pertobatan, Berkabung, Kerendahan Hati
Nama Lain hari Rabu Abu adalah Dies Cinerum (Hari Abu)
Referensi Kitab Suci yang baiasa digunakan dalam misa yakni Matius 4:1-11; Ester 4:1-3; Yun 3:5-6; Dan 9:3; Lukas 4:1-13; Mat 11:21
Tata Penerimaan Abu
Rabu Abu adalah hari pertama Prapaskah, pada hari Rabu abu, abu diberkati, baik dicampur dengan minyak suci maupun air suci, dan ditempatkan di atas kepala dengan tanda salib, atau ditaburkan di dahi. Ketika imam mengenakan abu ia mengatakan baik “Ingat engkau berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu.” (bandingkan Kejadian 3:19).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News