Kamis, 9 April 2026

Berita Ende

STPM Ende Seminar Nasional Pemilu dan Ekspektasi Rakyat

Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) Santa Ursula kembali menggelar kegiatan seminar nasional di Kota Ende.

Tayang:
Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto STPM Ende Seminar Nasional Pemilu dan Ekspektasi Rakyat
TRIBUNFLORES.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Anggota DPD RI, Angelius Wake Kako saat menyampaikan materi dalam seminar nasional di Aula SMPK Santa Ursula Ende, Sabtu 4 Maret 2023. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Tommy Mbenu Nulangi

TRIBUNFLORES.COM, ENDE-Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) Santa Ursula kembali menggelar kegiatan seminar nasional dalam rangka memeriahkan perayaan Dies Natalis ke-51 kampus tersebut. Kegiatan seminar tersebut dilaksanakan di Aula SMPK Santa Ursula Ende, Sabtu 4 Maret 2023.

Seminar nasional yang mengusung tema "Pemilu dan Ekspektasi Rakyat, Demokratisasi, Partisipasi, dan Seleksi Kepemimpinan Berkualitas" tersebut menghadirkan beberapa orang narasumber hebat.

Mereka antara lain, Anggota DPD RI Angelius Wake Kako, M.Si, Pengamat Sosial Politik dan Pembangunan Sosial Elias Cima, S.Sos, MA, dan Komisioner Bawaslu Ende, Basilius Wena, SH serta anggota KPUD Ende, Izmir Riyaldi, S.Pd dengan dimoderatori oleh Richard Toulwala, S.Fil, M.Si.

Ketua STPM Santa Ursula Ende Yulita Eme, S.Sos, M.Si dalam sambutannya yang dibacakan oleh Suster Yosefina Itu, OSU mengatakan, tema dalam seminar nasional tersebut sangat menarik dan sengaja dipilih karena pemilu merupakan hajatan besar bangsa Indonesia yang dalam pelaksanaannya diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang baik, jujur, adil, dan pro terhadap rakyat.

Baca juga: STPM St. Ursula Ende Bersama Kelompok Sinar Laut Lakukan Konservasi Hutan Mangrove di Pantai Aepetu

Menurutnya, dunia politik praktis sangat dinamis karena reformasi politik di Indonesia memberikan ruang yang sangat lebar bagi dinamika tersebut melalui berbagai regulasi dibidang politik. Misalnya pemilihan umum secara langsung yang diyakini merupakan sesuatu yang konstruktif dari sistem demokrasi. Kebijakan ini menyajikan harapan baru terpilihnya pemimpin yang sesuai dengan ekspektasi rakyat.

Namun pada kenyataannya, juga menghadirkan problematika yang cukup kompleks seperti tidak semua pemimpin yang lahir dari pemilihan umum sesuai dengan harapan rakyat. Dalam masa pemerintahannya, tidak jarang pemimpin mementingkan kepentingan keluarganya dibandingkan kepentingan rakyat. Tak jarang mereka memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan untuk dirinya atau golongan.

"Semoga seminar ini dapat membantu kami semua untuk membuka wawasan dalam menyambut pesta rakyat tahun 2024 yang akan datang sehingga kami boleh menjadi pemilih yang cerdas," ungkapnya.

Generasi Muda Penentu Masa Depan Bangsa

Anggota DPD RI, Angelius Wake Kako dalam materinya mengatakan bahwa, pemilu sangat penting untuk dilakukan dalam kerangka menyeleksi pemimpin dan keterwakilan yang berkualitas. Dan jalannya pelaksanaan pemilu yang baik ditentukan oleh semua pihak termasuk para mahasiswa karena merupakan wujud tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.

Baca juga: BKKBN NTT Gelar Raker Program Bangga Kencana di Desa Silu

 

 

"Jadi suka atau tidak suka pemilu harus dilaksanakan. Bahwa pemilu kita masih ada tantangan itu pasti. Tetapi hampir setiap menjelang pemilu pasti penyelenggara terus merevisi soal mekanisme kepemiluan kita," ungkapnya.

Senator muda NTT itu menjelaskan, sebagai peserta pemilu dirinya melihat masih banyak tantangan pemilu yang sering dihadapi seperti masalah data pemilih yang masih belum diatasi oleh penyelenggara. Menurut Angelo, data pemilih sangat berkontribusi terhadap seleksi kepemimpinan berkualitas.

"Kemudian masih ada masalah pelanggaran-pelanggaran pemilu seperti politik uang misalnya, politik identitas yang dimainkan. Ini yang masih menjadi tantangan jalannya pemilu kita," ujarnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved