Berita Lembata
BPH Migas Selidiki Dugaan Penyelewengan BBM di Lembata
Tim BPH Migas sedang berada di Kota Lewoleba,Kabupaten Lembata menyelidiki dugaan kelangkaaan bahan bakar minyak (BBM) yang menimbulkan antrian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/TIM-BPH-MIGAS.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, RICKO WAWO
TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA-Tim BPH Migas melakukan penyelidikan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Lembata. Mereka langsung terjun ke lapangan,menyisir kota Lewoleba guna menemukan akar permasalahan yang terjadi terkait antrian BBM yang telah meresahkan masyarakat,
Tim BPH Migas harus memastikan terlebih dahulu bahwa isu-isu yang berkembang di masyarakat, ataupun laporan-laporan yang diterima memiliki bukti hukum atau tidak.
Anggota Komite BPH Migas, Abdul Halim mengatakan setiap persoalan yang berkaitan dengan hukum harus disertai alat bukti yang sah.
"Tim kami sedang di lapangan menyelidiki semua permasalahan terkait antrian BBM," kata Abdul Halim dalam konferensi pers bersama para wartawan di ruang lobi Kantor Bupati Lembata, Kamis petang, 16 Maret 2023.
Baca juga: Data Tidak Akurat, Investor Enggan Investasi di Lembata
"Kami sedang menyelidiki hal itu. Kami tidak serta-merta menerima laporan terus kita menetapkan salah dan benar. Kami ada bawa tim dari kpolisian, ada PPN-PNS, kami ada gerilya di lapangan," ujarnya.
"Tim kami yang saat ini hadir disini sedikit sekali atau dengan bahasanya, kecil sekali, sementara tim yang lebih banyak sudah menyebar di lapangan," urainya.
Tim ini katanya sedang mencari bukti dan fakta. Kalau betul ada penyalahgunaan maka pihaknya akan menindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang ada.
"Percayalah, kami pastikan setiap pelanggaran tentu pasti ada sanksinya. Kemana itu BBM, dari mana dapatnya, kemana larinya, dijual berapa, itu kita akan telisik (lihat) semua," kata Ketua Tim Komite BPH Migas Lembata ini. *
Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News