Berita Flores Timur
Pesilat Alor, Flores dan Lembata Seleksi Pra PON Solo di Kejurda Zona III
Ikatan Pencak Silat Provinsi NTT menggelar Kejuaraan Daerah Zona III wilayah Alor, Flores dan Lembata di Gedung OMK Larantuka, Flores Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/PERTANDINGAN-PENCAK-SILAT.jpg)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Kabelen
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA-Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi NTT menggelar kejuaraan daerah Pencak Silat zona III untuk menyeleksi pesilat mengikuti Pra PON Solo di Aula OMK Larantuka, Kabupaten Flores Timur, sejak Senin 21 Maret 2023.
Sekretaris Umum IPSI NTT, Ferdy Amatae mengatakan pertandingan zona III mengikutsertakan pesilat asal Pulau Flores, Lembata, dan Alor. Ia berharap seleksi pesilat NTT dari zona I, II dan II bisa menemukan handal yang bisa berprestasi dalam ajang silat tingkat nasional dan internasional.
"Hasil dari kejuaraan zona I, II, dan III, kita akan dipertandingkan lagi. Itu atletnya kita ambil dari masing-masing kelas atau zona yang juara, jadi ada tiga atlet," katanya kepada wartawan.
Setelah pertandingan ini, tiga atlet yang lolos tersebut menjalani seleksi akhir April 2023 untuk mewakili NTT mengikuti Pra PON Solo bulan Juni.
Baca juga: Pengacara Ahli Waris Lahan Eks Kantor Kimpraswil Larantuka Cabut Surat Kuasa
Ferdy optimis atlet NTT bakal mengukir prestasi terbaik. Ia menyebut Elvis Yeni Kause asal Sikka, Muhammad Sikri Prasong asal Kota Kupang, dan Ronaldo Neno asal Belu yang mewakili Indonesia dalam SEA Games Kamboja tahun ini.
"Saya optimis akan mendapat atlet potensial menggantikan tiga atlet kita yang sekarang menghuni pelata SEA Games mewakili Indonesia," ungkapnya.
Jejak prestasi tiga atlet yang mengharumkan nama NTT dan Indonesia itu berhasil meraih medali emas di SEA Games Vietnam, medali emas Pencak Silat Malaysia, dan medali emas PON Papua.
Salah satu faktor yang membuatnya semakin yakin adalah adanya aturan terbaru soal atlet terkuat berpeluang besar memenangkan pertandingan. Kondisi fisik atletnya dinilai kuat sehingga prestasi terbaik berpotensi dipegang orang NTT.
Baca juga: Ini Rekomendasi Tempat Wisata Bagi Peziarah Semana Santa Larantuka
"Kami yakin dan optimis. Aturan terbaru ini sudah berubah, istilahnya siapa kuat dia menang. Ada perubahan pesat dan atlet NTT bisa," pungkasnya. *