Selasa, 9 Juni 2026

Berita Flores Timur

Pesilat Alor, Flores dan Lembata Seleksi Pra PON Solo di Kejurda Zona III 

Ikatan Pencak Silat Provinsi NTT menggelar Kejuaraan Daerah Zona III wilayah Alor, Flores dan Lembata di Gedung OMK Larantuka, Flores Timur.

Tayang:
Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Pesilat Alor, Flores dan Lembata Seleksi Pra PON Solo di Kejurda Zona III 
TRIBUNFLORES.COM/PAUL KABELEN
Pertandingan Pencak Silat IPSI NTT zona III di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Senin 20 Maret 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Kabelen

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA-Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi NTT menggelar kejuaraan daerah Pencak Silat zona III untuk menyeleksi pesilat mengikuti Pra PON Solo di Aula OMK Larantuka, Kabupaten Flores Timur, sejak Senin 21 Maret 2023. 

Sekretaris Umum IPSI NTT, Ferdy Amatae mengatakan pertandingan zona III mengikutsertakan pesilat asal Pulau Flores, Lembata, dan Alor. Ia berharap seleksi pesilat NTT dari zona I, II dan II  bisa menemukan   handal yang bisa berprestasi dalam ajang silat tingkat nasional dan internasional.

"Hasil dari kejuaraan zona I, II, dan III, kita akan dipertandingkan lagi. Itu atletnya kita ambil dari masing-masing kelas atau zona yang juara, jadi ada tiga atlet," katanya kepada wartawan.

Setelah pertandingan ini, tiga atlet yang lolos tersebut menjalani seleksi akhir April 2023 untuk mewakili NTT mengikuti Pra PON Solo bulan Juni.

Baca juga: Pengacara Ahli Waris Lahan Eks Kantor Kimpraswil Larantuka Cabut Surat Kuasa

 

Ferdy optimis atlet  NTT bakal mengukir prestasi terbaik. Ia menyebut  Elvis Yeni Kause asal Sikka, Muhammad Sikri Prasong asal Kota Kupang, dan Ronaldo Neno asal Belu yang mewakili Indonesia dalam SEA Games Kamboja tahun ini.

"Saya optimis akan mendapat atlet potensial menggantikan tiga atlet kita yang sekarang menghuni pelata SEA Games mewakili Indonesia," ungkapnya.

Jejak prestasi tiga atlet yang mengharumkan nama NTT dan Indonesia itu berhasil meraih medali emas di SEA Games Vietnam, medali emas Pencak Silat Malaysia, dan medali emas PON Papua.

Salah satu faktor yang membuatnya semakin yakin adalah adanya aturan terbaru soal atlet terkuat berpeluang besar memenangkan pertandingan. Kondisi fisik atletnya dinilai kuat sehingga prestasi terbaik berpotensi dipegang orang NTT.

Baca juga: Ini Rekomendasi Tempat Wisata Bagi Peziarah Semana Santa Larantuka

"Kami yakin dan optimis. Aturan terbaru ini sudah berubah, istilahnya siapa kuat dia menang. Ada perubahan pesat dan atlet NTT bisa," pungkasnya. *

BERITA TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved