Berita Ngada
BPS Gelar Sensus Pertanian di Ngada 200 Tenaga Sensus, Apa Saja Cakupannya ?
Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan sensus pertanian di tahun 2023 ini.Di wilayah Kabupaten Ngada.
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kepala-BPS-Ngada-Surnami-kanan-didampingi-stafnya-di-Kantor-BPS-Ngada-Selasa-28-Maret-2023.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Oris Goti
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan sensus pertanian di tahun 2023 ini.
Di wilayah Kabupaten Ngada telah direkrut sebanyak 200 orang petugas sensus pertanian.
"Rekrutmen sudah kita lakukan ada 200 tenaga sensus," ungkap Sunarmi Kepala BPS Ngada di ruang kerjanya, Selasa 28 Maret 2023.
Sunarmi menjelaskan, ada rangkaian tahapan perekrutan dan para tenaga sensus yang sudah direkrut juga dilindungi BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.
Baca juga: Momen Bupati Ngada Andreas Paru Dengar Bunyi Lonceng Gereja Pukul 12.00
Sunarmi menerangkan, sensus pertanian mencatat pertanian di Indonesia untuk kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani.
Dia menyebut Sensus Pertanian 2023 adalah yang ketujuh kalinya dilakukan.
Sensus ini sesuai dengan UU RI Nomor 16 Tahun 1997 tentang statistik dimana sensus ini dilakukan setiap 10 tahun sekali.
Sensus Pertanian 2023, lanjutnya, mencakup tujuh subsektor antara lain, tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perkebunan, kehutanan, perikanan dan jasa pertanian.
Dia menambahkan, Sensus Pertanian dirancang agar hasil yang diperoleh bersandar internasional.
Sensus Pertanian berstandar internasional mengacu pada program FAO atau yang dikenal dengan World Programme for The Cencus Of Agriculture (WCA). (ORC).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News