Berita Flores Timur
OMK Paroki Hokeng Jual Kopra Biayai Kegiatan Kepemudaan
Orang MUda Katolik Paroki Maria Ratu Semesta Alam Hokeng Keuskupan Larantuka membiayai semua kegiatan kepemudaan dengan menjual kopra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/MENGOLAH-KELAPA-JADI-KOPRA.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen
TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA-Membiayai kegiatan kepemudaan,Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Maria Ratu Semesta Alam (Marasta) Hokeng di Desa Hokeng Jaya, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur mengolah kelapa menjadi kopra lalu dijual.
Kegiatan ini telah berlangsung dua hari dilakukan puluhan OMK. Kaum pria membelah ribuan buah kelapa menggunakan parang, sedangkan kaum perempuan duduk bersilah kaki mencungkil isi kelapa.
Koordinator Seksi Usaha Dana, Martha Trochi Hoi, mengatakan uang penjualan kopra akan dimanfaatkan untuk membiayai semua kegiatan kepemudaan, termasuk urusan rohani dan liturgi seperti gerakan orang muda katolik umumnya.
"Jumlah kelapa yang kami kerja kurang lebih dua ribu buah. Kelapa bisa diolah menjadi kopra dan hasilnya bisa diuangkan dan bisa menambah pendapatan khas OMK," katanya.
Baca juga: Wakil Gubernur NTT Nasihati Narapidana Rutan Larantuka di Flores Timur
"Kami juga menyukseskan kegiatan pada bidang lainnya seperti, pendidikan dan kaderisasi, rohani dan liturgi, olaraga, bidang humas dan publikasi, maupun kegiatan positif lainnya," tutur Ochi, sapaan Martha Trochi Hoi.
Meski harga kopra saat ini masih anjlok, namun galih dana kopra menjadi salah satu unit usaha yang sangat menunjang lumbung kas OMK.
Ketua OMK Paroki Marasta Hokeng, Wilfridus Kabelen, mengatakan galih dana kopra bukan sekadar mencari rupiah, tetapi menumbuhkan spirit kemandirian orang muda itu sendiri.
Baca juga: Korupsi Dana Covid19 Flores Timur, Mantan Sekda dan Bendahara BPBD Divonis Penjara 7 Tahun
"Apresiasi untuk teman-teman semuanya. Hal ini dapat menumbuhkan kerja sama untuk membina mental kita bahwa mendapatkan sesuatu tentu tidak mudah," katanya.
Ia sangat terkesan karena kegiatan galih dana kopra tak terlepas dari hakikat petani, termasuk segala perjuangan yang dilakukan kendati harga kopra belum selaras.
"Petani itu mata pencaharian kita sejak jaman leluhur sampai sekarang. Teman-teman seksi begitu semangat dan kreatif memanfaatkan segalah potensi untuk menambah sumber pendapatan kas omk," jelasnya.
Moderator OMK Paroki Marasta Hokeng, P. Micky Bani, SVD mengaku gembira dengan semangat pantang menyerah yang dilakukan orang muda. Gembala umat asal Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara ini berharap agar kekompakan semua anggota terus bergelora demi gereka dan Tanah Air.
Baca juga: Penjabat Bupati Flores Timur Siap Terima Perintah Tugas Apapun Keputusannya
"Semoga kedepannya teman-teman bisa lebih kompak lagi karena ada beberapa yang belum hadir, mungkin mereka punya kesibukan lain tapi saya sangat senang melihat keaktifan teman-teman OMK yang begitu bersemangat," ungkapnya. *