Pekerja Migran Indonesia

Keluarga Ikhlas Terima Jenasah Wilhelmina 

Keluarga dari Wilhelmina Koten, Pekerja Migran Indonesia asal Kabupaten Flores Timur (Flotim) ikhlas

Editor: Hilarius Ninu
POS-KUPANG.COM /IRFAN HOI
DOAKAN JENASAH PMI - Suster Laurentina SDP dari JPIC bersama keluarga saat mendoakan jenasah almarhum Hendrikus Banga (52) di parkiran kargo Bandara El Tari Kupang. Kamis 14 April 2023 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG -Keluarga dari Wilhelmina Koten, Pekerja Migran Indonesia asal Kabupaten Flores Timur (Flotim) ikhlas menerima jenasah Wilhelmina, yang kini pulang dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi. 

Kornelis Making, keluarga Wilhelmina di Kupang mengaku ikhlas menerima kenyataan ini. Meski sisi lain dia sendiri tidak ingin keluarganya dipulangkan dalam keadaan demikian. 

"Mau bagaimana lagi. Kita mau tolak, tapi ini takdir," kata dia di pintu kargo Bandara El Tari Kupang, saat menunggu jenasah Wilhelmina tiba, Sabtu, 15 April 2023 siang.  

Dia bercerita, Wilhelmina (40) berasal dari Desa Nimun Danibao, Kecamatan Adonara Barat, sudah 13 tahun bekerja di Malaysia. Disana, Wilhelmina hidup bersama suaminya. Sedangkan anak-anak berada di kampung dan berkuliah di Sulawesi. 

Baca juga: Wilhelmina, PMI Asal Flotim Meninggal Akibat Penyakit Jantung

 

 

Keduanya bekerja sebagai buruh di perusahan kelapa sawit. Kornelius sendiri baru mendapat kabar itu tiga hari yang lalu ketika jenasah mulai dikirim ke NTT. Ia sendiri juga tidak mengetahui penyebab meninggalnya almarhum. 

Selanjutnya, jenasah yang sudah diterima akan dibawa ke Kelurahan Oesapa, Kota Kupang untuk disemayamkan. Dari Kupang menumpang kapal laut untuk dibawa ke Kabupaten Flores Timur. 

Dari Flores Timur daratan, jenasah akan diseberangkan dengan kapal laut menuju Pulau Adonara melalui Pelabuhan Tobilota dan dibawa ke kampung halamannya untuk dimakamkan. 

Kornelis sendiri mengaku tidak bisa berbuat banyak atas kejadian ini. Dia hanya bisa membantu mengurus kelancaran jenasah hingga ke Desa Nimun Danibao. 

Ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada petugas BP3MI NTT dan relawan yang ikut membantu mengurus jenasah keluarganya. Dia berharap agar PMI yang hendak bekerja ke luar negeri, tetap mengikuti semua prosedur yang telah ditetapkan pemerintah. 

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved