Breaking News
Jumat, 24 April 2026

Berita Lembata

Peneliti asal Ceko Pasang Spanduk dan Bagi Stiker Penyelamatan Penyu Lembata

Kampanye menyelamatkan penyu Lembata dari kepunahan yang dilakukan oleh Sahabat Penyu Loang Riang Dua juga melibatkan peneliti asal Republik Ceko.

Tayang:
Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Peneliti asal Ceko Pasang Spanduk dan Bagi Stiker Penyelamatan Penyu Lembata
TRIBUNFLORES.COM/RICO WAWO
Eva Bilkova, Zdenek Zkrasek, Policarpus Bala dan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lembata Donatus Ladjar berpose bersama di Kantor Dinas Perikanan di Lewoleba, Jumat, 28 April 2023.  

Laporan REPORTER TRIBUNFLORES.COM, RICKO WAWO

TRIBUNFLORES.COM,LEWOLEBA-Eva Bilkova dan suaminya Zdenek Zkrasek tak henti-hentinya mengkampanyekan pelestarian penyu selama berada di Lembata. 

Keduanya sudah lima minggu berada di Lembata dan ikut dalam kegiatan konservasi penyu bersama komunitas lokal Sahabat Penyu Loang-Riangdua. 

Selain belajar bersama anak-anak, Eva dan Zdenek juga sangat gencar melakukan kampanye kepada masyarakat tentang pentingnya melestarikan penyu. 

Mereka memasang spanduk, stiker dan logo penyu di tempat-tempat publik di Lembata seperti pasar, sekolah, tempat wisata dan kantor-kantor pemerintah.

Baca juga: Gubernur NTT Serahkan Bantuan Rp 12 Miliar untuk SMA dan SMK di Lembata

 

"Masih banyak pedagang di pasar yang menjual suvenir dari kulit penyu," kata Eva saat ditemui di Pasar TPI Lewoleba, Jumat, 28 April 2023.

Bersama Koordinator Sahabat Penyu Loang-Riangdua, Policarpus Bala, Eva dan Zdenek juga bertemu dengan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lembata Donatus Ladjar dan memasang spanduk kampanye pelestarian penyu di Pasar TPI. 

"Ini adalah salah satu pasar paling ramai di sini dan kami memasang spanduk pelestarian penyu supaya orang orang tahu betapa pentingnya itu," ujar Eva yang merupakan seorang ahli biologi ini. 

Eva menjelaskan dalam biologi tukik atau penyu adalah spesies purba yang sangat langka. Dia mengibaratkan penyu sebagai payung dari spesies lainnya.

Baca juga: Sahabat Penyu Loang-Riangdua Konservasi Tukik di Lembata, Eva Bilkova: Kamu Sedang Melindungi Alam

“Jika kita memelihara penyu maka kita sedang memelihara binatang lainnya yang punya kondisi yang sama,” Eva menjelaskan.

Dia mengatakan penyu adalah hewan yang cantik, bagus dan banyak orang menyukainya. Oleh sebab itu, manusia perlu merawatnya. Memelihara penyu juga berarti memelihara kebersihan laut dan pantai yang bersih serta hewan yang ada di dalam ekosistem pantai. Jika memelihara penyu maka manusia juga wajib memelihara keseluruhan ekosistem laut karena binatang itu perlu ikan yang banyak, laut yang bersih, rumput laut, terumbu karang yang sehat dan pantai yang bebas dari sampah plastik.

“Penyu jadi indikator penting dari kualitas lingkungan dan masalah perubahan iklim,” katanya.

Menurut dia, masalah terbesar dari pelestarian tukik (anak penyu) adalah saat ini ada begitu banyak penyu betina dan setiap tahun terjadi penurunan kuantitas penyu jantan. Ini jadi masalah karena jika tidak ada penyu jantan maka tidak akan ada bayi-bayi penyu (tukik) yang kemudian bisa berkembangbiak.

Baca juga: Gubernur Viktor Laiskodat Puji Program TJPS Di Lembata: Kolaborasi Sudah Jalan

“Ada banyak penyu betina di laut yang mencari penyu jantan. Tapi tidak ada penyu jantan. Dan inilah kenapa kita harus melindungi pantai, pohon dan ekosistem sekitarnya,” ujarnya. *

BERITA TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved