Berita Sikka
Imigrasi Maumere Ikuti Workshop Pembangunan Budaya Anti Korupsi
Kegiatan Workshop ini dibuka pada tanggal 22 Mei 2023, serta ditutup secara resmi pada tanggal 23 Mei 2023 oleh Kepala Kanwil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Imigrasi-Maumere-Worksop.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Dalam rangka mewujudkan tata kelola Kemenkumham Semakin PASTI, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere turut mengikuti kegiatan Workshop Pembangunan Budaya Anti Korupsi di Lingkungan Kanwil Kemenkumham NTT, pada Senin 22 Mei 2023 dan Selasa 23 Mei 2023, bertempat di Ballroom Neo Hotel Kupang.
Tujuan dari kegiatan ini adalah mewujudkan tata Kelola Kemenkumham semakin PASTI (Profesional, AKuntabel, Sinergi, Transparan dan Inovatif) dalam hal penguatan manajemen resiko, serta untuk meningkatkan pemahaman budaya anti korupsi dan mengimplementasikannya pada Unit satuan kerja.
Acara dimulai dengan laporan kegiatan workshop oleh Ketua Panitia yaitu Kepala Bagian Program dan Humas Kanwil Kemenkumham NTT Mariana Rosmini Manuhutu, serta dihadiri oleh 75 peserta yang terdiri dari 45 orang pejabat/pegawai Kantor Wilayah dan 27 orang perwakilan UPT Kemenkumham NTT, dengan narasumber kegiatan berasal dari Perwakilan BPK NTT dan Kejaksaan Tinggi NTT.
Kegiatan Workshop ini dibuka pada tanggal 22 Mei 2023, serta ditutup secara resmi pada tanggal 23 Mei 2023 oleh Kepala Kanwil Kemenkumham NTT Marciana Dominika Djone.
Baca juga: Imigrasi Maumere Gelar Eazy Passport di Kabupaten Ende
Dalam sambutannya, Marciana menekankan pentingnya penerapan budaya anti korupsi bagi setiap ASN di lingkup Kemenkumham NTT.
Budaya tersebut dimulai dari niat dan hati para ASN, serta harus berdasarkan integritas moral masing-masing, keyakinan pada Tuhan dan hubungan dengan sesama manusia.
"Budaya anti korupsi dimulai dari niat dan hati, serta harus berdasarkan integritas moral masing-masing ASN, keyakinan pada Tuhan dan hubungan dengan sesama manusia", tegas Marciana.
"Saya berharap agar tidak ada ASN di lingkup Kemenkumham yang menjadi tersangka kasus korupsi", tambahnya.
Marciana memberikan penghargaan bagi 3 satker yang meraih penghargaan pelaksanaan Penyimpanan Publikasi Kerjasama terbaik, yaitu Rudenim Kupang, Lapas Khusus Anak Kupang dan Lapas Lembata.
Pada saat penyerahan penghargaan, Marciana menyampaikan terima kasih bagi Para Kepala UPT Imigrasi di NTT, yang telah turut serta menyukseskan kegiatan KTT ASEAN summit ke-42 Tahun 2023 di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News