Bulan Maria 2023
Rawat Toleransi, Umat Islam dan Katolik di Amakaka Lembata Arak Patung Bunda Maria
Untuk merawat toleransi antar sesama, umat Islam dan Katolik di Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Bulan-Maria-di-Lembata.jpg)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA -Untuk merawat toleransi antar sesama, umat Islam dan Katolik di Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata sama-sama mengarak patung bunda Maria.
Perarakan patung itu dikemas dalam agenda bulan Maria. Seperti yang berlangsung, Sabtu 27 Mei 2023 malam, perarakan patung Bunda Maria dari Basis Bunda Pengantara ke Basis Benteng Daud.
Patung Bunda Maria yang diarak oleh warga dari Basis Bunda Pengantara lalu diterima oleh masyarakat di Basis Benteng Daud. Menariknya, warga yang menerima patung Bunda Maria adalah umat Islam di desa tersebut.
Setelah menerima patung Bunda Maria, umat Islam membawa dan meletakkan di Piramida. Keterlibatan dua kelompok umat beragama ini, disebut-sebut sebagai upaya memperkuat kebhinekaan masyarakat setempat.
Baca juga: Bacaan-bacaan Liturgi Senin 29 Mei 2023 Peringatan Santa Perawan Maria Bunda Gereja
Dalam prosesi perarakan itu, nyanyian maupun doa-doa syukur. Masyarakat setempat mengikuti tiap agenda acara dengan khidmat, sekalipun wilayah itu terus dilanda bencana dari erupsi hingga banjir bandang.
Ketua Basis Benteng Daud Marcelinus Maslen Langoday menyebut dalam acara Sabtu malam itu, ada juga penerimaan patung dengan sambutan secara tutur adat.
Dia berkata, umat dari basis Bunda Pengantara membawa patung Bunda Maria, yang dipimpin oleh ketua Basis Bunda Pengantara Siprianus Gole. Saat tiba di tempat penerimaan, umat Islam diberi kepercayaan untuk menerima patung suci ini.
Maslen Langoday menyebut sikap itu sengaja dibuat sebagai wujud toleransi. Apalagi menurut dia, selama ini kehidupan masyarakat antar umat beragama di desa Amakaka sudah terjalin erat.
Baca juga: Bacaan Injil Katolik Senin 29 Mei 2023 Lengkap Renungan Harian Katolik
"Kita sengaja buat ini. Toleransi yang selama ini sudah terbangun, harus kita jaga terus menerus. Dengan kegiatan begini, kita libatkan semua umat beragama," kata dia.