Minggu, 19 April 2026

Berita NTT

Pastor Yulius Yasinto Raih Gelar Doktor ke-73 Prodi Doktor Studi Pembangunan di UKSW

Promosi Doktor yang dipimpin langsung oleh Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami,S.E, M.Si,Ak, Pastor Dr. Yulius lulus dengan predikat terpuji

Tayang:
Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Pastor Yulius Yasinto Raih Gelar Doktor ke-73 Prodi Doktor Studi Pembangunan di UKSW
TRIBUNFLORES.COM/HO-IST
Promosi Doktor yang dipimpin langsung oleh Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., Pastor Dr. Yulius Yasinto lulus dengan predikat terpuji. 

TRIBUNFLORES.COM,KUPANG-Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus (Yapenkar) Kupang Pastor Dr. Yulius Yasinto, SVD, MA, MSC., resmi menyandang gelar Doktor Studi Pembangunan (DSP). Gelar itu diraihnya setelah menjalani Promosi Doktor Studi Pembangunan Fakultas Interdisiplin (FId) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Senin (07/08/2023). Pastor Dr. Yulius Yasinto menjadi lulusan ke-73 Prodi DSP.

Melalui Promosi Doktor yang dipimpin langsung oleh Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., Pastor Dr. Yulius Yasinto lulus dengan predikat terpuji.

Orasi ilmiah bertajuk “Pembangunan Infrastruktur Pertanian dan Kesejahteraan Petani: Analisis Livelihood Petani Kawasan Irigasi Bena” dipaparkannya di hadapan Promotor Prof. Daniel Daud Kameo, S.E., M.A., Ph.D., Ko-promotor Prof. Dr. Robert M.Z. Lawang, dan Marwata S.E., M.Si., Akt., Ph.D., serta penguji Prof. Dr. Gatot Sasongko, S.E., M.S., Dr. Pamerdi Giri Wiloso, M.Si., dan Dr.Ir. P. Wiryono Priyotamtama, SJ, M.Sc.

Dalam studinya, ia mengkaji kontribusi pembangunan infrastruktur pedesaan (sistem irigasi) dan teknologi pertanian terhadap penghidupan masyarakat petani di daerah Irigasi Bena di Kabupaten Amanuban Selatan, Timor, Nusa Tenggara Timur.

 

 

Baca juga: Renungan Harian Katolik Rabu 9 Agustus 2023, Janganlah Kita Mengancam Allah

 

 

Reformasi Kebijakan

Lebih lanjut, Pastor Dr. Yulius Yasinto menyebut bahwa data statistik menunjukkan bahwa meskipun ada pembangunan infrastruktur pertanian yang signifikan, kesejahteraan masyarakat setempat tetap terbelakang dan kemiskinan tetap ada.

Adapun kajian yang dibuatnya, menemukan bahwa kontribusi pengembangan aset alam terhadap kemajuan ekonomi telah ditentukan dan dibatasi oleh berbagai hal. “Beberapa hal tersebut meliputi ketimpangan akses terhadap tanah dan air, modal atau sumber daya keuangan, dan penyediaan teknologi dan pengetahuan,” terang pria kelahiran Manggarai, Flores 58 tahun silam ini.

Selanjutnya, Rektor Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) periode 2009-2017 ini merekomendasikan reformasi kebijakan pembangunan perdesaan dengan fokus pada peningkatan kapasitas ekonomi rumah tangga petani dan peningkatan kapasitas kelembagaan sosial pendukung.

Selain itu, peningkatan pemerataan akses tanah dan air, sumber daya keuangan dan teknologi atau pengetahuan, serta pengembangan eko-pertanian berbasis pertanian skala kecil juga menjadi rekomendasi yang ia berikan dari hasil disertasinya.

Promosi Doktor pertama

Rektor Intiyas dalam sambutannya memberikan apresiasi atas gelar doktor yang telah berhasil Pastor Dr. Yulius Yasinto raih. Ia menegaskan bahwa Pastor Dr. Yulius Yasinto menyandang status sebagai lulusan creative minority yang mampu menggerakkan massa di gereja maupun masyarakat sekitar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved