Minggu, 31 Mei 2026

Kasus Pembunuhan di Sabu

Dolar Mabuk Miras Habisi Bambang di Sabu Raijua

Mengonsumsi minum keras secara berlebihan berdampak sangat buruk bagi konusmennya.Bukan hanya mempengaruhi kesehatan, tetapi juga perilaku kejahatan.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Dolar Mabuk Miras Habisi Bambang di Sabu Raijua
HO
Heins Reins Uly alias Dolar tersangka pembunuhan berada dalam tahanan di Polres Sabu Raijua, Provinsi NTT.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Jevon Agripa Dupe

POS-KUPANG.COM,SEBA- Diduga mabuk minuman keras (miras) Heins Reins Uly alias Dolar menghabisi  Bambang Sety Adi Mega (38), Rabu 16 Agustus 2023 di Dusun 2, Desa Eilogo, Kecamatan Sabu Liae Kabupaten Sabu Raijua.

Pelaku telah ditangkap dan menjalani masa penahanan selama  20 hari mendatang. Polisi telah memintai keterangan dari tujuh orang saksi.

Kepala Kepolisian Resort Sabu Raijua AKBP Paulus Naatonis, S.I.P.,M.H, dihubungi  Minggu, 20 Agustus 2023 membenarkan kasus pembunuhan tersebut. Kejadiannya  berlangsung pada saat pelaku mabuk minum minuman keras.

“Motif dari pelaku masih kami dalami. Kalau sudah selesai pemeriksaan saksi-saksi yang ada dan kemudian dilakukan gelar perkara, kita akan undang rekan-rekan pada konferensi pers nanti. Namun yang pasti pelaku berada dalam pengaruh alkohol,"kata Paulus.

Baca juga: Warga Segel Kantor Desa Deme di Sabu Raijua NTT

 

 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar  pukul 16:20 Wita. Pada saat akan diamankan, karena masih mabuk, pelaku sempat juga menyerang personil, tapi akhirnya berhasil diamankan.

Pelaku dijerat pasal 351 KUHP ayat 3 kategori penganiayaan yang mangakibatkan orang lain meninggal dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun. 

Paulus  menghimbau kepada keluarga korban menahan diri tidak melakukan hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri dan mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk penanganan kasus tersebut

“Himbaun saya kepada keluarga korban agar menahan diri, menaruh percaya kepada proses hukum yang ada ,lalu untuk seluruh masyarakat tidak bolehlah mengkonsumsi minuman keras karena semua kejadian seperti ini di sabu bermula dari minuman keras, “ kata Paulus. *

sumber: pos-kupang.com 


 
 

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved