Rabu, 22 April 2026

Renungan Katolik

Renungan Harian Katolik Rabu 20 September 2023, Cinta Kasih Tanpa Syarat

Mari simak Renungan Harian Katolik Rabu 20 September 2023.Tema renungan harian katolik yaitu Cinta Kasih Tanpa Syarat.

Tayang:
Penulis: Gordy Donovan | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Harian Katolik Rabu 20 September 2023, Cinta Kasih Tanpa Syarat
TRIBUNFLORES.COM/MARIA MANGKUNG
GEREJA KATOLIK - Tampak depan Gereja Santo Fransiskus Xaverius Wailiti, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Mari simak Renungan Harian Katolik Rabu 20 September 2023.Tema renungan harian katolik yaitu Cinta Kasih Tanpa Syarat. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak Renungan Harian Katolik Rabu 20 September 2023.

Tema renungan harian katolik yaitu Cinta Kasih Tanpa Syarat.

Renungan harian katolik disiapkan untuk hari biasa pekan XXIV.

Bacaan I: 1Tim. 3:14-16; Mazmur 111:1-2,3-4,5-6; Bacaan Injil: Lukas 7:31-35; Peringatan Wajib St. Andreas Kim Taegon dan Paulus Chong Hasang Pekan Biasa XXIV.

Baca juga: Injil Katolik Rabu 20 September 2023 Lengkap Mazmur Tanggapan

 

 

Bacaan Injil  Lukas 7:31-35

Sekali peristiwa berkatalah Yesus kepada orang banyak, “Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang dari angkatan ini? Mereka sama dengan anak-anak yang duduk di pasar dan berseru-seru.

‘Kami meniup seruling bagimu, tetapi kalian tidak menari. Kami menyanyikan kidung duka, tetapi kalian tidak menangis.’ Sebab ketika Yohanes Pembaptis datang, dan ia tidak makan roti, dan tidak minum anggur, kalian berkata, ‘Ia kerasukan setan.’


Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan kalian berkata, ‘Lihatlah, seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.’ Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya.”

Renungan Harian Katolik 

Tidak sedikit orang yang begitu terbius dengan pembenaran diri sendiri, begitu ketatnya sehingga menutup diri terhadap rahmat Allah. Sebagaimana kita ketahui bahwa Yesus datang untuk menyampaikan kabar baik keselamatan bagi semua orang. Namun tidak semua orang langsung percaya akan hal itu.

Untuk dapat menerima rahmat yang dibawa-Nya kita harus mendengarkan Firman-Nya. Kalau kita mendengarkan dan percaya, maka Dia akan menyelesaikan selebihnya. Allah akan memperhatikan agar rahmat yang dicurahkan-Nya berbuah dalam diri orang itu.

Siapa saja yang mendengarkan Allah dengan baik akan mencapai hasil yang melampaui kemampuannya sendiri, justru karena kuasa dari rahmat-Nya.

Kita seharusnya tersentuh dan tergerak sesuai dengan apa yang diinginkan-Nya dan bukan justru menutup pintu pada kehendak-Nya. Ingatlah “hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerima-Nya” (Luk 7,35).

Lalu kita bersyukur karena mengetahui bahwa Yesus mencari setiap orang – bahkan orang yang selalu diabaikan malah dihina oleh mereka yang kaya dan/atau berkuasa. Dalam Luk 7 kita melihat bahwa Yesus mau berjumpa dengan siapa saja, tidak ada diskriminasi dalam bentuk apapun yang dianut oleh-Nya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved