Berita Mangggarai
SMAN 3 Satar Mese Manggarai Perkuat Literasi Siswa
Adapun materi yang dibawakan pengenalan Iklim kerja Jurnalistik, metode penulisan berita dan opini ditutup dengan praktik
Penulis: Charles Abar | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Siswa-SMAN-3-Satar-Mese-1.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Charles Abar
TRIBUNFLORES.COM,RUTENG-Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Satar Mese Ponggeok, Manggarai, NTT, menajamkan literasi siswa melalui berbagai kegiatan pelatihan Jurnalistik pada Senin 23 Oktober 2023.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yakni Wartawan Tribuflores.Com di Manggarai Charles Abar dan Wartawan Fajar.NTT, Vinsensius Ngara dengan tema membangun jiwa Literasi memalui Jurnalistik.
Adapun materi yang dibawakan pengenalan Iklim kerja Jurnalistik, metode penulisan berita dan opini ditutup dengan praktik pembuatan berita dan opini.
Kepala SMAN 3 Satar Mese, Markus Sopan usai kegiatan menyatakan, kegiatan litterasi baca tulis menjadi perhatian penting dalam membangun lembaga SMAN 3 Satar Mese.
Baca juga: Cerita Siswa SDN Kolit Sikka Ke Sekolah Tanpa Alas Kaki
Siswa/ siswi didorong untuk meningkatkan minat baca dan menulis melalui ruang khusus yang disediakan oleh sekolah dengan nama ruangan Literasi dan numerasi. Di ruangan ini siswa tidak hanya membaca buku pelajaran sekolah tapi disediakan juga buku-buku bacaan dengan berbagai klasifikasi.
Hadirnya ruangan Literasi ini dengan filosofi 5 K dalam bahasa atau Go'et Manggarai yaitu Kudut Doros Bodok, Kudut Widang's Pintar, Kudut Itan Izasah, Kudut Mangan Sarjana, Kudut Na,a Panggil One Gala.
Filosofi ini kata Kepsek Markus, untuk mendorong siswa dan siswi memahami betapa pentingnya sekolah dengan mengikuti berbagai proses belajar yang keras dan tekun.
"Kegiataan jurnalistik bagian dari program Lembaga, untuk peningkatan Litterasi dan Numerasi, kerena bagaimanapun siswa kita didorong untuk banyak membaca dan menulis. Kegiatan diharapkan kedepan lebih bersemangat lagi untuk tingkatkan minat Baca dan menulis," ucap Kepsek Markus
Sementara Jelita Setia, salah satu peserta yang mengikuti pelatihan ini menyadari betapa pentingnya memahami dunia jurnalistik ditengah maraknya berita-berita bohong atau hoax.
Dengan pelatihan jurnalistik ini diharapkan memberi pencerahan baginya di tengah masyarakat dalam mengkritisi setiap informasi yang beredar di media sosial.
"Semoga dengan kegiatan ini kami bisa mengkritisi setiap informasi yang beredar. Karena kadang kami cukup sulit membedakan informasi bohong dan benar," tutur Jelita
Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News